
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Telah terjadi kasus kekerasan terhadap anak di salah satu SD IT di Bangka Tengah yang mengakibatkan jari seorang siswanya putus.
Berdasarkan penuturan dari Plt. Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Pangihutan Sihombing, peristiwa bermula dari korban yang menaruh jarinya di pintu dan siswa lainnya mendorong pintu tersebut, sehingga ujung jari kelingking korban terluka dan putus permanen.
“Memang kasus itu terjadi beberapa bulan lalu dan sampai sekarang sudah selesai melalui mediasi, baik itu pihak sekolah, pihak orang tua maupun ke Polres Bangka Tengah dengan kesepakatan bersama membayar biaya pengobatan,” ujarnya, Kamis (24/10/2024) di Koba.
Dikatakan Sihombing, saat ini sudah ada kesepakatan perdamaian antara orang tua korban dan orangtua pelaku beserta dengan pihak sekolah saat dimediasi oleh pihak Polres Bangka Tengah dan kelurahan.
“Informasi terakhir yang saya dapatkan, mediasi sudah berjalan dengan baik, meskipun di tengah-tengah ada terjadi mis komunikasi antara orangtua korban dengan pihak yayasan, namun sudah dilakukan mediasi kembali dan mereka bersepakat akan menepati poin yang mereka sepakati sejak awal,” terangnya.