Jadi Saksi Sengketa Pilpres, Sri Mulyani Kutip Peribahasa Jawa

    Menteri Keuangan Sri Mulyani (YouTube: MK)

    INTRIK.ID – Menteri Keuangan Kabinet Presiden Jokowi, Sri Mulyani. Hadir memenuhi panggilan MK di sidang sengketa hasil Pilpres 2024.

    Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Maju, Sri Mulyani hadir di Gedung MK Jakarta Pusat, 5 April 2024, pagi.

    Dalam pemaparan kesaksiannya di hadapan Ketua MK, Menteri Keuangan Sri Mulyani turut mengutip peribahasa Jawa dan juga ayat dalam Al Quran.

    Menteri Kabinet Jokowi tersebut menyinggung ungkapan dalam bahasa Jawa yang menggambarkan tentang kondisi kekayaan alam yang berlimpah, tentram, makmur dam subur.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Di dalam mencapai cita-cita bersama yaitu terwujudnya gemah ripah loh jinawi toto tentrem karto raharjo,” ucapnya.

    Selain itu, Sri juga mengutip sebagian ayat dalam Al Quran, yakni Surat Saba ayat 15.

    “Baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur, negeri yang damai, adil, makmur dan sejahtera,” ucap Sri.

    Diketahui, dalam lanjutan persidangan sengketa hasil Pilpres 2024, MK memanggil 4 orang Menteri Kabinet Presiden Jokowi.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain Menteri Keuangan Sri Mulyani, dipanggil pula Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah