Jadi Daerah Kasus Kekerasan Anak Tertinggi, Algafry Minta Peran Ayah

    Caption: Algafry.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Banyaknya kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orang terdekat di Bangka Tengah menuai sorotan dari berbagai pihak. Bahkan, data di provinsi mengatakan, Bangka Tengah menjadi Kabupaten kasus kekerasan tertinggi terhadap anak di Bangka Belitung ini.

    Algafry Rahman selaku bupati Bangka Tengah menegaskan pentingnya keterlibatan aktif para ayah dalam membangun keluarga yang aman dan harmonis. Ia menyampaikan bahwa, para ayah harus memberikan rasa aman sebagai langkah strategis dalam upaya pencegahan kekerasan.

    “Hari ini kita lebih fokus mengajak para ayah untuk hadir dan berperan aktif. Insyaallah. Berikutnya kita juga akan melibatkan para ibu maupun calon ibu,” ucapnya di Koba, Selasa (28/4/2026) .

    Menurutnya, setiap anak yang lahir merupakan buah dari keinginan orang tua, sehingga tanggung jawab terhadap anak tidak boleh dianggap remeh. Ia mengingatkan bahwa peran ayah tidak hanya sebatas mencari nafkah, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan memberikan perlindungan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Orang Nomor 1 di Bangka Tengah itu menekankan bahwa banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak justru terjadi di lingkungan terdekat. Ia menyebut bahwa kondisi tersebut menjadi alarm bagi semua pihak untuk introspeksi diri dan memperbaiki pola pengasuhan dalam keluarga.

    “Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman dan nyaman bagi anak. Jika anak sudah merasa tidak nyaman di rumah, maka pasti ada sesuatu yang salah di dalamnya,” ungkapnya.

    Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak, termasuk memberikan edukasi sejak dini mengenai batasan-batasan perlindungan diri. Selain itu, ia mengajak para ayah untuk lebih terbuka dalam mengekspresikan kasih sayang kepada anak-anaknya.

    Bupati juga menyinggung masih adanya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Bangka Tengah, bahkan melibatkan oknum tertentu. Hal ini, menurutnya, menjadi tanggung jawab bersama untuk dicegah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Ayah merupakan teladan utama bagi anak-anaknya. Perilaku ayah terhadap ibu akan menjadi contoh yang direkam oleh anak, baik secara sadar maupun tidak. Kalau seorang ayah tidak berperilaku baik, maka anak akan melihat dan menirunya. Bahkan ada anak yang tumbuh dengan persepsi bahwa laki-laki itu keras karena melihat ayahnya memperlakukan ibunya dengan kasar,” jelasnya.

    Ia juga mengingatkan pentingnya memuliakan istri sebagai amanah yang harus dijaga. Menurutnya, laki-laki sejati tidak akan melakukan kekerasan terhadap perempuan, terlebih kepada istrinya sendiri.

    Bupati berharap dengan adanya peran ayah menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif para laki-laki untuk menjadi sosok ayah dan suami yang bertanggung jawab, penuh kasih sayang, serta mampu menjadi teladan dalam keluarga.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Gantikan Abvianto Syaifulloh, Andri Parlindungan Napitupulu Jabat Kajari Bangka Tengah

    Gantikan Abvianto Syaifulloh, Andri Parlindungan Napitupulu Jabat Kajari Bangka Tengah

    Bupati Bangka Tengah Fokus Penyesalan Persoalan Tanah

    Bupati Bangka Tengah Fokus Penyesalan Persoalan Tanah

    Bangka Tengah jadi Advokasi Terpadu Program Keamanan Pangan 2026

    Bangka Tengah jadi Advokasi Terpadu Program Keamanan Pangan 2026

    Koba dan Mangkol jadi Kelurahan Bebas Stunting

    Koba dan Mangkol jadi Kelurahan Bebas Stunting

    Pemab Bateng Rakor Genting

    Pemab Bateng Rakor Genting

    Kasus Kekerasan Anak di Bangka Tengah Tertinggi

    Kasus Kekerasan Anak di Bangka Tengah Tertinggi