Bangka Tengah jadi Advokasi Terpadu Program Keamanan Pangan 2026

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Pangkalpinang menjadikan Kabupaten Bangka Tengah sebagai lokus advokasi terpadu program keamanan pangan untuk tahun 2026.

    Hal itu ditandai dengan agenda rapat advokasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, di ruang rapat besar kantor Bupati Bangka Tengah, yang berlangsung pada Selasa (28/4/2026).

    Kepala BPOM di Pangkalpinang, Agus Riyanto menyampaikan, advokasi ini merupakan sebuh yang dilakukan pihaknya bersama pemerintah daerah untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen dalam mewujudkan keamanan pangan.

    “Jadi ini merupakan salah satu program prioritas nasional untuk memastikan keamanan bahan pangan. Pada tahun ini, kami memilih Bangka Tengah sebagai lokus pelaksanaannya untuk di wilayah Bangka Belitung,” ujar Agus.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia melanjutkan, dalam pelaksanaannya program ini akan diisi oleh tiga kegiatan, yakni Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Kemanan Pangan (Sapa Sekolah), Pasar Pangan Aman bebasis Komunitas dan Desa/Kelurahan Pangan Aman.

    “Artinya nanti sampai dengan akhir tahun, atau sekitar bulan November, ada beberapa tahapan kegiatan yang akan dilakukan di masing-masing tadi, baik komunitas, sekolah, desa, maupun pasar,” sebutnya.

    Ia menerangkan, untuk implementasi selain memberikan sosialisasi ataupun bimtek, BPOM akan melakukan pemeriksaan secara langsung ke sejumlah sarana.

    Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bangka Tengah Muhammad Anas Ma’ruf menyebutkan, pihaknya menyambut baik adanya advokasi dari BPOM ini untuk mengetahui masalah-masalah keamanan pangan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kita memang sudah bermitra dengan BPOM untuk memastikan masalah keamanan pangan ini. Setiap bulan puasa kita selalu bermitra untuk mengecek bahan pangan khususnya yang dijual di pinggir jalan. Kemudian kita awasi juga kantin-kantin sekolah kita,” tukasnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM

    PWI Bangka Tengah dan Bank Sumsel Babel Cabang Koba Perkuat Kolaborasi Dukung Pembangunan Daerah

    PWI Bangka Tengah dan Bank Sumsel Babel Cabang Koba Perkuat Kolaborasi Dukung Pembangunan Daerah