Halimah Berniat Meninggal di Matras Sejak Sebulan Lalu

    Foto: ist

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Sesosok mayat perempuan ditemukan tewas di pinggir pantai Turun Aban, Matras, Senin (8/2/2021).

    Mayat perempuan yang diketahui bernama Halimah itu ditemukan pertama kali oleh Mahmudin sekitar pukul 07.30 WIB saat ingin mengecek cuaca dan gelombang sebelum memancing.

    Namun setibanya di pantai tersebut, ia melihat kepala manusia mengapung sekitar kurang lebih 30 meter dari pinggir pantai dan dekat dengan bebatuan.

    Iapun langsung kembali ke pemukiman dan memberitahukan penemuannya kepada warga setempat. Mahmudin bersama dengan beberapa warga lainnya kemudian kembali kelokasi untuk memastikannya dan memang benar

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Setelah berjarak kurang lebih tiga meter dari bibir pantai, Dul Hamid langsung turun ke laut untuk menarik mayat perempuan berusia 63 tahun itu ke daratan dimana disaksikan langsung oleh bhabinkamtibmas kelurahan matras dan warga lainnya.

    Kabag Ops Polres Bangka, Kompol Ricky Dwiraya Putra mengatakan kalau korban saat itu menggunakan baju kaos lengan panjang warna coklat bermotif batik tanpa menggunakan bra dan hanya menggunakan celana dalam warna hitam.

    “Dari keterangan bapak Dul Hamid ini juga, dia melihat tidak ada bekas luka di tubuh mayat tersebut. Di tangan kiri mayat juga ada cincin emas di jari manis,” ungkapnya.

    Dari hasil visum yang dilakukan oleh dokter di RSUD Depati Bahrin Sungailiat juga menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Hasil visum rumah sakit diketahui mayat sudah meninggal diperkirakan tiga atau empat jam lalu. Diduga korban meninggal akibat tenggelam di laut,” terang Ricky.

    Mantan kapolsek belinyu itu juga mengatakan bahwa warga Desa Air Ruai, Pemali tersebut memiliki riwayat gangguan psikis dan mengidap penyakit liver sejak april 2020 lalu.

    “Dari keterangan keluarga korban, sejak satu bulan lalu korban sudah ada niat ingin meninggal di matras. Korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menenggak racun rumput pada tahun 2020 lalu,” tutupnya.(int)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak