
BANGKA. MENDO BARAT. INTRIK.ID – Sebuah teknologi pertanian akan menentukan hasil yang ingin dicapai.
Untuk menentukan teknologi tepat guna, uji coba teknologi harus dilaksanakan.
Seperti yang dilakukan Balai Penyuluh Pertanian ( BPP ) Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Menggunakan teknologi Jarwo 2:1 serta permentasi Kotoran Hewan ( Kohe) pada tanaman jagung ( zea mays ) manis bisa meningkatkan produksi.
Jarwo 2:1 adalah baris tanaman dimana dua atau lebih baris tanaman, dipisahkan lorong luas memanjang. Sistim jarwo memanfaatkan tanaman barisan pinggir ( Border Effect ) . Sedangkan permentasi Kohe yakni membuat nutrisi organik tanaman dalam bentuk cairan, memanfaatkan kotoran hewan.
Koordinator BPP Mendo Barat Zul Hamzah menyampaikan, kalau teknologi Jarwo 2 : 1 untuk tanaman jagung manis baru pertama diterapkan.
“Teknologi jarwo 2: 1 biasanya diterapkan pada tanaman padi, nah kita dari BPP Mendo Barat mencoba teknologi tersebut ( Jarwo 2: 1 – red ) pada tanaman jagung manis. Modal uji coba ini kita patungan sama kawan, ternyata hasil produksinya cukup baik,” kata Zul Hamzah, Rabu ( 8/9/2021) siang di Mendo Barat.