Dulu Lokasi Ini TI Sering Dirazia, Mungkinkah Akan Dibuka Tambang Lagi?

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Beredar kabar lokasi Kolong Bijur Lingkungan Hakok, Kelurahan Matras akan ada aktivitas penambangan.
    Diketahui sebelumnya lokasi dimaksud aktivitas Tambang Inkonvensional ( TI ) dulu sering razia oleh pihak terkait, lantaran masuk daerah serapan air.

    Guna memastikan apakah lokasi dimaksud masuk daerah serapan air ? Sabtu ( 2/10/2021) INTRIK.ID mencoba menanyakan kepada Kepala Bidang Tata Ruang Pemerintah Kabupaten Bangka Heru. Dirinya mengatakan akan cek dulu.

    ” Ade titik koordinat e dk bg ?
    Tp biase e sih men kolong pst DAS bg
    Klk ku cek ok bg,” ( Ada titik koordinat e dak bang? Tapi biasa e sih Kalau kolong pasti Daerah Aliran Sungai ( DAS ) bang. Nanti saya cek dulu ok bang,” jawab Heru.

    Sementara itu mantan pejabat setempat, yang tidak mau Indentitasnya disebutkan mengatakan, lokasi kolong Bijur masuk zona merah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Berdasarkan bidang penanggulangan bencana mengatakan ada beberapa titik jadi zona merah rawan banjir. Diantaranya Kolong Bijur dan jembatan Sinar Jaya, namun lebih jelas tanyakan langsung ke bidang penanggulangan bencana apakah zona merah itu masih ditetapkan atau tidak,” kata mantan pejabat itu.

    Pemberitaan sebelumnya, Aktivitas Tambang Inkovensional ( TI ) jenis sebu – sebu Kolong Bijur, Lingkungan Hakok, Kelurahan Matras ditertibkan oleh pihak berwenang. Kabar tersebut disampaikan salah satu penambang DK kepada INTRIK.ID Rabu (29/9/2021) pagi.

    Dalam keteranganya ( DK – red ) mengatakan ada pihak berwenang mendatangi lokasi tempat mereka bekerja ( Kolong Bijur – red ) dan memberi tau agar segera menghentikan aktivitas TI sebu – sebu tersebut.

    “Kemarin ( Selasa 28/9/2021) ada sejumlah orang pihak berwenang datang ke lokasi, mereka bilang segera berhenti menambang,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurut DK ,sebelumnya beredar kabar dikalangan penambang Kolong Bijur bahwa ada Tambang Non Konvensional ( TN ) mau masuk.

    “Nah bingung kita, dari informasi kawan – kawan kami sesama penambang kolong Bijur, katanya ada TN mau masuk. Apa mungkin ada kaitan dengan TN tersebut, hingga sebu – sebu ditertibkan,” kata DK penuh tanda tanya.

    Ditanya apakah pihak berwenang itu datang ke lokasi dengan full tim?

    “Yang datang ke lokasi hanya beberapa orang saja, tidak seperti penertiban yang sering dilakukan,” jawab DK.

    Pantauan INTRIK.ID di lokasi nampak sejumlah peralatan TI sebu masih terpasang, sebagian penambang sudah membawa peralatan TI pulang ke

    Mungkin Suka Ini juga:
    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air