Dikenal Sebagai Nama Bandara, Tak Banyak yang Tahu Pahlawan ini Penghancur Markas Nazi Jerman

    Halim kemudian menemui Soerjadi Soerjadarma, tokoh yang dikenal sebagai perintis Angkatan Udara Indonesia. Dengan pengalaman tempur yang dimilikinya, Halim ikut memberikan pengetahuan dan strategi penerbangan kepada para penerbang muda Indonesia.

    Saat itu, kondisi Indonesia masih serba terbatas. Pesawat yang dimiliki merupakan peninggalan dan hasil rampasan dari masa pendudukan Jepang.

    Pengalaman Halim di Eropa menjadi modal penting dalam membangun kemampuan penerbangan militer Indonesia yang masih sangat muda.

    Misi Rahasia Membeli Senjata

    Pada 1947, situasi perang mempertahankan kemerdekaan masih berlangsung. Indonesia membutuhkan persenjataan dan perlengkapan untuk menghadapi Belanda.

    Halim kemudian mendapat tugas menjalankan misi ke Thailand atau Siam untuk memperoleh perlengkapan yang dibutuhkan.

    Dalam misi tersebut, Halim bersama Opsir Iswahyudi menerbangkan pesawat Avro Anson.

    Misi tersebut berhasil. Pesawat membawa perlengkapan yang diperlukan untuk mendukung perjuangan Indonesia.

    Namun, perjalanan pulang menjadi penerbangan terakhir Halim.

    Jatuh di Tanjung Hantu

    Pada 14 Desember 1947, Halim dan Iswahyudi menerbangkan pesawat Avro Anson RI-003 dalam perjalanan dari Thailand menuju Singapura sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook