Desa Mandiri di Bangka Tengah Bertambah 16, Total Sudah 22 Desa

    Foto: Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman. (Erwin)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Jumlah desa mandiri di Bangka Tengah bertambah 16 pada tahun 2023. Sebelumnya hanya ada enam desa mandiri di Bangka Tengah.

    Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan capaian itu merupakan hasil sinkronisasi kegiatan dan semangat kebersamaan.

    “Kami meraih hasil ini berkat kerjasama dan tekad bersama dalam membangun Bangka Tengah yang semakin unggul,” ucapnya kepada intrik.id, Selasa (29/82/2023).

    Ia mengatakan konsep desa mandiri diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa untuk memberi otonomi dan kewenangan yang lebih besar kepada desa dalam mengelola urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan sesuai kebutuhan dan potensi desa.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Inilah mengapa menjadi desa mandiri adalah hal yang patut dibanggakan dan diapersiasi karena membuktikan daerah tersebut mampu berinovasi dengan baik,” ujarnya.

    Algafry menjelaskan, Penilaian kemandirian desa melibatkan indikator-indikator yang mengambarkan kondisi pembangunan secara komprehensif. Ada dua indeks yang digunakan untuk mengklasifikasikan desa berdasarkan perkembangan, yaitu Indeks Pembangunan Desa (IPD) dan Indeks Desa Membangun (IDM).

    “IPD yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencakup variabel ketersediaan pelayanan dasar, infrastruktur, aksesibilitas, dan penyelenggaraan pemerintahan. Sedangkan IDM dari Kementerian Desa berfokus pada kesehatan, pendidikan, perumahan, pemberdayaan masyarakat, sosial budaya, dan ekonomi desa,” pungkas Algafry.

    “Kedua indeks ini memberikan gambaran mengenai tingkat perkembangan dan kesejahteraan masyarakat desa, ” lanjutnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Algafry juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh kades hingga masyarakat Bangka Tengah yang sudah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

    “Saya tetap komit untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi kades dan perangkat, perbaikan infrastuktur, dan tentunya kesejahteraan masyarakat bangka tengah,” tutupnya.

    Untuk diketahui, 16 desa yang berhasil mencapai status desa mandiri adalah Nibung, Lubuk Pabrik, Lubuk Besar, Perlang, Belilik, Kayu Besi, Air Mesu, Batu Belubang, Jeruk, Padang Baru, Celuak, Simpang Katis, Teru, Kerakas, Sarang Mandi, dan Tanjung Pura.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Farli Pecahkan Kebuntuan, Sumbang Emas Pertama Bangka Tengah di Kejurprov Panahan Babel

    Farli Pecahkan Kebuntuan, Sumbang Emas Pertama Bangka Tengah di Kejurprov Panahan Babel

    25 Atlet Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum di Kejurprov Babel 2026

    25 Atlet Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum di Kejurprov Babel 2026

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa