
“Kalau tadi disediakan nasi, lauk pauk berupa ikan, sayur, susu dan buah juga karena ikan adalah keunggulan dari Bangka Belitung. Program ini akan menyasar 82,9 juta anak-anak untuk pemberian program makanan bergizi, ” ungkapnya.
Alumni IPB itu juga menegaskan jika BUMdes dan juga koperasi desa harus berperan aktif dalam pengelolaan dana desa sebagai penyedia nantinya guna membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Bahan suplai dari desa, yang ngelola desa dan juga yang ngatur desa. Hal itu pastinya bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat dan membuat petani kita sejahtera, ” tutupnya.