Dari Sapi Kurban hingga Panen Raya Cabai, Warga Bangka Selatan Rasakan Dampak Program PT Timah

    INTRIK.ID, BABEL — Kehadiran program sosial PT Timah (Persero) Tbk mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan. Tak hanya bantuan sembako dan kesehatan, program perusahaan bahkan ikut mendorong lahirnya panen raya cabai yang meningkatkan ekonomi warga desa.

    Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Timah terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

    Berbagai bantuan yang diberikan menyasar sektor sosial, ekonomi, kesehatan, hingga pengembangan pertanian masyarakat.

    Camat Simpang Rimba, Normansyah mengatakan masyarakat selama ini telah merasakan berbagai bantuan nyata dari PT Timah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Sudah banyak bantuan yang diberikan, mulai dari sembako, sapi kurban setiap tahun, hingga program pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya saat pembahasan pembaruan RIPPM PT Timah di Bangka Selatan beberapa waktu lalu.

    Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar manfaat program sosial semakin dirasakan masyarakat.

    Ia juga berharap PT Timah dapat mendukung pembangunan infrastruktur, khususnya pembangunan jembatan di Desa Permis dan Desa Rajik, Kecamatan Simpang Rimba.

    “Keberadaan jembatan akan membantu mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas di wilayah tersebut,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Sementara itu, Kepala Desa Paku, Palmori mengungkapkan, berbagai bantuan perusahaan sangat membantu warga, terutama di sektor pertanian dan kesehatan.

    “Kami menerima bantuan sapi kurban, pengembangan kebun cabai, serta program pengobatan gratis yang sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

    Menurut Palmori, program pengembangan kebun cabai bahkan memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi warga desa.

    Hasil panen cabai sepanjang 2025 disebut meningkat hingga masyarakat menggelar Panen Raya sebagai bentuk syukur atas keberhasilan pertanian mereka.

    Selain itu, masyarakat juga berharap program pengobatan gratis dapat kembali dilaksanakan secara rutin karena masih sangat dibutuhkan warga.

    Tak hanya itu, warga juga berharap adanya dukungan tambahan seperti mobil pengangkut sampah, sarana air bersih, hingga alat pengolahan hasil pertanian cabai.

    “Alhamdulillah program-program ini sangat membantu warga dan mendorong kemandirian masyarakat, khususnya di bidang pertanian,” ucap Palmori.

    Melalui kolaborasi yang terus terjalin dengan pemerintah daerah dan masyarakat, PT Timah berharap program TJSL yang dijalankan mampu memberikan manfaat berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bangka Selatan. (*)

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    154 Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Bulan Bakti HUT Ke-50 PT Timah

    154 Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Bulan Bakti HUT Ke-50 PT Timah

    Ratusan Warga Serbu Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah di Belinyu, 84 Anak Ikut Khitanan hingga 161 Warga Berobat Gratis

    Ratusan Warga Serbu Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah di Belinyu, 84 Anak Ikut Khitanan hingga 161 Warga Berobat Gratis

    138 Kantong Darah Terkumpul, Antusiasme Warga Warnai Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah di Belinyu

    138 Kantong Darah Terkumpul, Antusiasme Warga Warnai Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah di Belinyu

    Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah Dimulai, Ratusan Warga Terima Layanan Kesehatan

    Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah Dimulai, Ratusan Warga Terima Layanan Kesehatan

    Khitanan Massal HUT ke-50 PT Timah, 90 Anak di Sungailiat Terima Manfaat

    Khitanan Massal HUT ke-50 PT Timah, 90 Anak di Sungailiat Terima Manfaat

    PT Timah Dukung Khitanan Massal 30 Anak di Desa Air Gantang

    PT Timah Dukung Khitanan Massal 30 Anak di Desa Air Gantang