Dari Budidaya Kakap hingga Ikon Tanjak, PT Timah Dorong Pemberdayaan Masyarakat Sawang Laut

    KARIMUN, INTRIK.ID – Kehadiran PT Timah (Persero) Tbk di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, tidak hanya diwujudkan melalui dukungan pembangunan infrastruktur.

    Perusahaan juga terus mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat yang menyentuh sektor ekonomi, sosial, budaya, keagamaan, hingga pelestarian lingkungan.

    Berbagai program tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan dan telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Desa Sawang Laut dalam mengembangkan potensi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

    Kepala Desa Sawang Laut, Jefrizal, mengatakan PT Timah telah banyak berkontribusi dalam mendukung berbagai kegiatan dan program pembangunan di desanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    PT Timah sudah menjadi bagian dari masyarakat Desa Sawang Laut. Banyak program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun pembangunan desa,” ujar Jefrizal.

    Di bidang keagamaan, PT Timah turut mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Desa Sawang Laut yang diikuti 64 peserta.

    Sementara itu, di sektor budaya, dukungan PT Timah diwujudkan melalui pembangunan Gerbang Tanjak atau Simpang Tanjak di Desa Sawang Laut.

    Mengusung ikon tanjak khas Melayu, gerbang tersebut kini menjadi salah satu wajah baru desa sekaligus simbol identitas budaya masyarakat setempat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain mempercantik kawasan desa, keberadaan Simpang Tanjak juga menjadi salah satu spot foto bagi masyarakat maupun pengunjung yang datang ke Desa Sawang Laut.

    Jefrizal mengatakan, pembangunan Simpang Tanjak dilatarbelakangi keinginan masyarakat untuk menghadirkan ikon yang merepresentasikan budaya Melayu.

    “Ini adalah tanah Melayu, sehingga kami ingin menghadirkan ikon yang mencerminkan budaya masyarakat. Alhamdulillah sekarang sudah berdiri Simpang Tanjak yang menjadi wajah baru desa sekaligus spot foto bagi masyarakat yang datang ke sini,” ujarnya.

    Di sektor ekonomi, salah satu program yang terus dikembangkan ialah Program Berlian Kundur, yang merupakan keberlanjutan dari program BERLIAN.

    Program pemberdayaan tersebut mencakup sejumlah subprogram, di antaranya budidaya ikan kakap putih, pembibitan mangrove, budidaya sayuran hidroponik, UMKM terasi, serta sekolah sadar iklim.

    Dalam pelaksanaannya, PT Timah memberdayakan sejumlah kelompok masyarakat, seperti Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tuah Bersatu, Kelompok Lanjut Lestari yang bergerak di bidang UMKM terasi, serta Kelompok Lanjut Bestari yang mengembangkan budidaya tanaman hidroponik.

    Pada 2025, program tersebut diperluas dengan penambahan subprogram baru, yakni budidaya ayam pedaging yang dikelola Kelompok Unggas Sejahtera serta program bank sampah yang dikelola Kelompok Lanjut Berseri.

    Salah satu program yang terus dikembangkan adalah budidaya ikan kakap putih oleh Pokdakan Tuah Bersatu.

    Ketua Pokdakan Tuah Bersatu, Amran, mengatakan kelompoknya mulai merintis budidaya kakap putih pada 2022. Pendampingan dan dukungan sarana budidaya kemudian mulai direalisasikan pada 2023 melalui dukungan PT Timah.

    “Awalnya kami hanya melihat budidaya kakap putih dari televisi. Kami tidak menyangka bisa mencoba sendiri. Dengan pembinaan dan pelatihan dari BPBL Batam, kami mulai berani mengembangkan budidaya ini,” kata Amran.

    Namun, perjalanan mengembangkan budidaya kakap putih tidak selalu berjalan mudah. Kelompok menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan pengetahuan, kebutuhan pakan pabrikan, tingginya biaya pakan, hingga kondisi cuaca.

    Dukungan PT Timah membantu kelompok untuk terus bertahan dan mengembangkan usaha. Pendampingan dilakukan mulai dari pembenahan lokasi budidaya, bantuan benih dan pakan, hingga pengembangan sarana pendukung.

    Menurut Amran, proses pengembangan budidaya tersebut masih terus dilakukan. Meski hasil ekonomi yang diperoleh kelompok belum maksimal, pengalaman dan pengetahuan yang didapat menjadi modal penting untuk mengembangkan usaha ke depan.

    “Kalau melihat ke belakang, awalnya kami hanya punya cerita dan angan-angan. Sekarang lokasi yang sebelumnya tidak produktif sudah mulai berjalan. Apa yang menjadi cita-cita kelompok sekitar 70 persen sudah terwujud. Alhamdulillah, PT Timah benar-benar membantu kami untuk berkembang,” katanya.

    Budidaya kakap putih juga memberikan alternatif sumber pendapatan bagi para nelayan. Selain melaut, anggota kelompok kini memiliki aktivitas ekonomi tambahan yang dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

    “Bukan hanya kelompok kami yang mendapat manfaat. Ada kelompok terasi, hidroponik, unggas, bank sampah, dan pembibitan mangrove. Semua terus berkembang dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.

    Amran menilai, dukungan PT Timah telah memberikan perubahan nyata bagi masyarakat Desa Sawang Laut.

    Peran PT Timah sangat besar. Dari awal kami tidak punya apa-apa, hanya cerita dan keinginan. Sekarang lokasi budidaya sudah produktif. Kami sebagai nelayan juga memiliki penghasilan tambahan. Bagi kami, ini sangat membantu,” ungkapnya.

    Ke depan, masyarakat berharap berbagai program pemberdayaan tersebut dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak sektor, termasuk pertanian, kelompok wanita tani, pendidikan, serta pengembangan potensi ekonomi lainnya.

    Melalui berbagai program tersebut, PT Timah terus mendorong penguatan potensi masyarakat agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan. (*)

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Bukan Menjadi Sempurna, tetapi Menjadi Bermakna: PT Timah Perkuat Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus

    Bukan Menjadi Sempurna, tetapi Menjadi Bermakna: PT Timah Perkuat Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus

    Reklamasi 78,21 Hektare, PT Timah Dorong Pemulihan Lahan Bekas Tambang Bernilai Ekonomi

    Reklamasi 78,21 Hektare, PT Timah Dorong Pemulihan Lahan Bekas Tambang Bernilai Ekonomi

    Dari Tempat Wudu hingga Tenda Pemakaman, Bantuan PT Timah Hadir Menjawab Kebutuhan Warga

    Dari Tempat Wudu hingga Tenda Pemakaman, Bantuan PT Timah Hadir Menjawab Kebutuhan Warga

    682 Warga Manfaatkan Mobil Sehat PT Timah hingga Juni 2026

    682 Warga Manfaatkan Mobil Sehat PT Timah hingga Juni 2026

    Zilvina, Balita 3 Tahun dari Pangkalpinang, Berjuang Jalani Pengobatan Epilepsi ke Palembang

    Zilvina, Balita 3 Tahun dari Pangkalpinang, Berjuang Jalani Pengobatan Epilepsi ke Palembang

    Dibangun Bergotong Royong, Masjid Baiturrahman di Air Kuang Kini Tambah Fasilitas Berkat Bantuan PT Timah

    Dibangun Bergotong Royong, Masjid Baiturrahman di Air Kuang Kini Tambah Fasilitas Berkat Bantuan PT Timah