Dapat ADWI 2023 dari Kementerian, Kondisi Hutan Pelawan Justru Memprihatinkan

    Foto: Saung yang ada di Hutan Pelawan Desa Namang.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kesan pertama saat tiba di wisata Hutan Pelawan Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah ialah kurang menarik untuk sekarang ini.

    Hal itu terlihat dari gapura wisata Hutan Pelawan Desa Namang terlihat kumuh dan banyak dipenuhi jamur serta tempat yang tidak terurus.

    Bukan hanya gapura namun juga kondisi gazebo yang kayunya banyak dimakan rayap dan keropos di beberapa bagian.

    Dari pantauan intrik.id, kondisi tersebut sudah lama terjadi dan tidak terlihat adanya upaya untuk melakukan perbaikan padahal wisata Hutan Pelawan Desa Namang diganjar oleh Kemenparekraf sebagai Anugrah Desa Wisata Indonesia 2023 (ADWI 2023).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Terlihat di lokasi wisata Hutan Pelawan tampak sepi dan tidak ada pengunjung yang datang hanya ada dua orang petugas kebersihan yang sedang membersihkan dedaunan.

    Satu diantara petugas kebersihan Zainudin menjelaskan bahwa dirinya ditugaskan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Tengah.

    “Saya ditugaskan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Tengah sebagai petugas kebersihan di wisata Hutan Pelawan Desa Namang,” ucapnya kepada intrik.id, Kamis (20/7/2023).

    Ia melanjutkan para pengunjung yang datang kesini tidak seramai dulu namun masih ada yang datang dan tidak banyak.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Untuk yang datang tetap ada namun tidak banyak dan ada waktu-waktu tertentu pengunjung datang secara bersamaan,” tuturnya.

    “Baru-baru ini ada pengunjung dari mancanegara yang datang kesini selepas itu mereka menikmati hidangan makan didulang,” lanjutnya.

    Ia menambahkan banyak dari para pengunjung yang menanyakan jembatan kayu yang saat ini sudah tidak berfungsi lagi.

    “Kebanyakan dari pengunjung yang datang kesini ingin berselfi di jembatan kayu namun mau gimana lagi jembatan sudah lama tidak berfungsi,” ungkapnya.

    Menurutnya wisata Hutan Pelawan Desa Namang memiliki beberapa paket wisata diantaranya Wisata Musong Madu, Wisata Edukasi, Wisata Menghisap Madu, Wisata Malam dan Wisata Kuliner.

    Terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangka Tengah, Ari Yanuar Prihatin menyampaikan wisata Hutan Pelawan Desa Namang masuk dalam kawasan lindung.

    “Untuk Wisata Hutan Pelawan Desa Namang menjadi tanggung jawab dari DLH Kabupaten Bangka Tengah namun operasionalnya dikelola oleh Desa Namang,” ungkapnya.

    Ia melanjutkan jika ada pengunjung yang ingin menikmati Wisata Malam harus melalui izin dari DLH Bangka Tengah terlebih dahulu.

    “Karena Hutan Pelawan sudah ditetapkan dan masuk dalam kawasan lindung jadi pengelolaannya dilakukan oleh DLH sedangkan operasional nya dilakukan oleh desa,” tukasnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM