
INTRIK.ID, BABEL – Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BI Babel) melaksanakan kegiatan Capacity Building Manajemen Kemandirian Sektor Pertanian sebagai bagian dari komitmen memperkuat Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
Capacity Building ini berfokus pada dua program utama yakni penguatan ketahanan komoditas pangan strategis dan penguatan kapasitas budidaya pangan mandiri. Kegiatan yang digelar selama dua hari ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari petani, pembudidaya ikan (pokdakan), koperasi, KWT, PKK, penyuluh, serta perwakilan OPD se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan ini dibuka oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Babel, Beny Okta Tutuarima, dan menghadirkan narasumber dari Universitas Brawijaya, yakni Dr. Mochamad Syamsulhadi, SP., MP.; serta praktisi pertanian yakni Khamim dan Wito. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kompetensi pelaku agribisnis dalam mengelola usaha secara efisien, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kemandirian pangan daerah untuk mendukung stabilitas harga serta pengendalian inflasi.
Dalam sambutannnya, Deputi Kepala Perwakilan BI Babel menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema Manajemen Kemandirian, yang mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat budidaya, kelembagaan, dan rantai nilai pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.