Bekerja di IUP PT APS, Puluhan Ponton TI Ilegal Ditertibkan

    BANGKA. BELINYU. INTRIK.ID – Puluhan Ponton Tambang Inkovensional ( TI ) berada dalam Izin Usaha Penambangan ( IUP ) milik PT. Artha Persada Sejahtera ( PT. APS ) ditertibkan.

    Penertiban dilakukan Polsek Belinyu, Selasa ( 21/9/2021) pagi, bertempat di laut Penyusuk, Kelurahan Romodong Indah dipimpin langsung Kapolsek Belinyu Kompol Noval Nanusa Gegoh Desky, SH, Seizin Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan, S.I.k.

    Tindakkan pernertiban dilakukan lantaran adanya laporan dari pihak PT. APS.

    “Polsek Belinyu melakukan penertiban karena ada laporan dari pemilik IUP ( PT. APS – red) diduga puluhan ponton berada dalam IUP dimaksud. Didampingi dua orang perwakilan pemilik IUP dan sejumlah personil kita berihimbauan,” kata Noval.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menyakut hal tersebut beberapa poin himbauan sudah disampaikan Polsek Belinyu Kepada pemilik Ponton.

    “Penertiban bersifat himbauan kepada pemilik ponton agar, segera menarik pontonnya dari IUP PT. APS. Bagi para penambang membuat surat pernyataan agar tidak melakukan aktivitas penambangan di wilayah IUP PT. APS lagi,” jelas Noval.

    Masih kata Noval Nanusa Gegoh Desky, dari keterangan penambang, biji timah diambil Asun Warga Muntok, Bangka Barat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saat penertiban, dari keterangan penambang inisial PNM, biji timah ditampung Asun Warga Muntok dengan Harga RP 120.000 – 150.000/ Kilogram. ponton yang kita tertibkan lebih kurang 30 unit,” ungkapnya.

    Dirinya berharap setelah dilakukan penertiban ada efek jera.

    “Diharapkan kegiatan penertiban akan memberikan efek jera kepada para penambang. Namun tidak menutup kemungkinan aktivitas penambangan tersebut akan kembali dilakukan oleh para penambang, walaupun sudah dilakukan penertiban dan himbauan terhadap aktivitas penambangan tersebut,” tutup Noval.

    Sumber : Polsek Belinyu

    Mungkin Suka Ini juga:
    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Dapet Kabar PT Dewa Putra Bangka Di Panggil Pidsus

    Dapet Kabar PT Dewa Putra Bangka Di Panggil Pidsus

    Strategi Baru Bangka Pertahankan Juara Provinsi, MTQH Kabupaten Fokus Seleksi Cabang yang Masih Lemah

    Strategi Baru Bangka Pertahankan Juara Provinsi, MTQH Kabupaten Fokus Seleksi Cabang yang Masih Lemah

    Nelayan Sungailiat Sebut, Tongkang Yang Tabrak Perahu Mereka ada Tulisan AN dan BATAM

    Nelayan Sungailiat Sebut, Tongkang Yang Tabrak Perahu Mereka ada Tulisan AN dan BATAM

    Mana Solusi Gubernur Babel dan Bupati Bangka, Alur Muara Jelitik Masih Dangkal

    Mana Solusi Gubernur Babel dan Bupati Bangka, Alur Muara Jelitik Masih Dangkal