Bank Sampah Tak Aktif, TPA Koba Penuh

    Foto: ist

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Koba saat ini sudah overload atau penuh sehingga terjadi penumpukan sampah.

    Dari data UPTD TPA Bangka Tengah, dalam tahun 2021, sampah yang masuk di TPA Koba mencapai 15 ribu meter per kubik.

    Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangka Tengah, Rusdi mengatakan pihaknya harus membuat sel (lubang penimbun sampah) yang baru.

    “Laporan dari TPA sel yang ada sekarang sudah penuh. Harus ada pembuatan sel baru untuk penimbunan sampah. Kami juga sebenarnya sudah meminta penambahan sel ini di tahun 2020, tetapi masih terkendala di dana,” ungkapnya kepada INTRIK.ID, Rabu (13/4/2022).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan penyebab cepatnya terjadi penumpukan sampah di TPA Koba karena pengelolaan yang kurang baik di masyarakat. Selain itu, tidak ada pemanfaatan sampah recyle (digunakan kembali) serta bank sampah yang tidak aktif.

    “Pengetahuan masyarakat, pengelolaan serta kesadaran masyarakat yang kurang dalam mengurangi sampah. Padahal ini salah satu masalah yang harus diperhatikan agar sampah daur ulang dapat digunakan kembali dan tidak terbuang percuma,” pungkasnya.

    Ia juga menyebutkan, telah mengajukan penambahan sel baru untuk TPA Koba agar bisa menampung sampah yang baru lagi.

    Laporan wartawan INTRIK.ID/Erwin

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting