Bangkit dari Keterpurukan, Kini Afriani Mampu Jual Ayam Potong Hingga 3.000 Ekor

    INTRIK.ID, BABEL — Suara mesin pencabut bulu ayam dan mesin steam air terdengar berpadu dari dalam tempat pemotongan ayam CV Karimah Amanah Sejahtera milik Afri (44). Dari bangunan setengah permanen di Jalan Aik Akik, Tua Tunu, Pangkalpinang, Afri mengawasi aktivitas usahanya yang telah ia jalankan selama delapan tahun terakhir.

    Kesuksesan yang dirasakan Afri saat ini tidak datang mudah. Jatuh bangun dalam membangun usaha sudah Ia lalui sejak memutuskan banting setir dari peternak ayam menjadi pelaku usaha ayam potong.

    “Tahun 2016 kami mengalami keterpurukan, kami bangkrut. Lalu tahun 2018 saya mulai merintis kembali dari nol. Alhamdulillah sekarang usaha sudah stabil dan mulai berkembang,” kenangnya.

    Kini, Afri pemilik nama lengkap Afriani Siska mampu menjual ayam potong antara 300 hingga 2.000 ekor per hari, bahkan bisa menembus 3.000 ekor pada momen tertentu seperti Maulid Nabi, bulan ruah, Ramadan, Idulfitri, dan Tahun Baru.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dengan menjaga kualitas dan pelayanan, usaha CV Karimah Amanah Sejahtera tumbuh pesat. Jumlah karyawan yang awalnya hanya tiga orang kini meningkat menjadi 14 orang.

    “Kami harus bergerak cepat dan tepat waktu. Pelanggan ingin ukuran sesuai permintaan dan pengiriman tepat jadwal. Jika usaha ini maju, karyawan pun ikut merasakan peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

    Seiring meningkatnya permintaan, Afri sempat kesulitan memenuhi kebutuhan pengantaran karena keterbatasan armada. Ia membutuhkan mobil operasional tambahan, namun modal yang tersedia tidak mencukupi.

    Hingga akhirnya, ia mendapatkan informasi mengenai program pinjaman modal bagi UMKM dari PT Timah Tbk.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Dengan pelayanan cepat, satu mobil operasional terasa tidak cukup. Alhamdulillah berkat pinjaman modal dari PT Timah, kami bisa membeli mobil tambahan untuk operasional. Setelah itu, permintaan ayam juga ikut meningkat,” ungkapnya.

    Selain bantuan modal, Afri juga merasakan manfaat lain sebagai mitra binaan PT Timah, yakni pelatihan pengelolaan keuangan usaha. Pembekalan ini membantu usaha miliknya menjadi lebih rapi dan profesional.

    PT Timah tidak hanya memberi pinjaman, tapi juga pelatihan pengelolaan keuangan. Pembukuan jadi tertata, kami jadi tahu detail pendapatan dan pengeluaran. Tanpa pembukuan yang rapi, kadang bisa lost control,” ujarnya.

    Afri berharap PT Timah Tbk terus memberikan ruang dan dukungan bagi para pelaku UMKM agar mereka bisa tumbuh dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

    “Semoga PT Timah terus merangkul UMKM agar bisa berkembang dan mendorong ekonomi masyarakat,” harapnya. (*)

    Sumber: PT Timah

    Mungkin Suka Ini juga:
    149 Ribu Jam Belajar dalam Setahun, PT Timah Siapkan Regenerasi Pemimpin dari Dalam Perusahaan

    149 Ribu Jam Belajar dalam Setahun, PT Timah Siapkan Regenerasi Pemimpin dari Dalam Perusahaan

    Dari 500 Benih hingga Panen Ratusan Kilo, Nelayan Sawang Laut Bangun Harapan Baru Lewat Kakap Putih

    Dari 500 Benih hingga Panen Ratusan Kilo, Nelayan Sawang Laut Bangun Harapan Baru Lewat Kakap Putih

    Hubungan Industrial Baru PT Timah Dimulai, PKB 2026-2028 Resmi Ditandatangani

    Hubungan Industrial Baru PT Timah Dimulai, PKB 2026-2028 Resmi Ditandatangani

    Dari Nol hingga Punya Identitas Sendiri, Rumah Batik Kundur Bangun Harapan Baru Ekonomi Kreatif

    Dari Nol hingga Punya Identitas Sendiri, Rumah Batik Kundur Bangun Harapan Baru Ekonomi Kreatif

    PT Timah Raih Penghargaan Nasional, Dinilai Sukses Bangun Reputasi dan Dampak Media Positif

    PT Timah Raih Penghargaan Nasional, Dinilai Sukses Bangun Reputasi dan Dampak Media Positif

    Bangun Tata Kelola Bersih, PT Timah Gencarkan Edukasi Anti Penyuapan

    Bangun Tata Kelola Bersih, PT Timah Gencarkan Edukasi Anti Penyuapan