Arogan dan Diduga Korupsi, Warga Demo Minta Kades Bedengung Dipecat

    INTRIK.ID, BANGKA SELATAN – Ratusan warga Desa Bedengung menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bangka Selatan, Jumat (6/9/2024).

    Aksi itu meminta Bupati Bangka Selatan untuk memecat Kades Bedengung.

    “Kami datang kesini untuk menggelar aksi unjuk rasa mengutarakan aspirasi kami supaya kepala desa Bedengung dipecat secepatnya,” kata salah satu perwakilan warga, Nopi.

    [irp]

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan banyak warga yang menduga terjadinya penyimpangan terkait keuangan desa dan bersikap arogan terhadap warga.

    “Kades Bedengung sudah banyak melakukan kesalahan, etika, akhlak dan sosialnya ke masyarakat tidak baik,” terang Nopi.

    Ia juga berharap Pj Sekda Bangka Selatan, Haris Setiawan selalu perwakilan Bupati Bangka Selatan bisa menerima tuntutan ratusan warga Desa Bedengung.

    “Kami berharap bapak sekda yang mewakili Bupati Bangka Selatan untuk menerima aspirasi kami dan kami akan memperjuangkan aspirasi kami,” pungkasnya.(Abi)

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Sesak Napas di Puncak Bukit Kejora, Pendaki Pangkalpinang Dievakuasi Tim SAR

    Sesak Napas di Puncak Bukit Kejora, Pendaki Pangkalpinang Dievakuasi Tim SAR

    Lebih 24 Jam Dicari, Warga Lubuk Laut Sidi Akhirnya Ditemukan

    Lebih 24 Jam Dicari, Warga Lubuk Laut Sidi Akhirnya Ditemukan

    Warga Lubuk Laut Bangka Tengah Dilaporkan Hilang, Sudah 24 Jam Belum Ditemukan

    Warga Lubuk Laut Bangka Tengah Dilaporkan Hilang, Sudah 24 Jam Belum Ditemukan

    Dua Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Berdekatan di Bangka Selatan, Tim SAR Bergerak Cepat

    Dua Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Berdekatan di Bangka Selatan, Tim SAR Bergerak Cepat

    Dewan Tak Siap, Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan 4 Raperda Bangka Tengah Tertunda

    Dewan Tak Siap, Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan 4 Raperda Bangka Tengah Tertunda

    Pawai 17 Agustus Lagi-lagi Gunakan Pasar Modern Koba, Pedagang: “Setiap Tahun Diganggu, Tidak Ada Perubahan”

    Pawai 17 Agustus Lagi-lagi Gunakan Pasar Modern Koba, Pedagang: “Setiap Tahun Diganggu, Tidak Ada Perubahan”

      Ikuti kami di Facebook