Angin Kencang Tiba-tiba Terjang Kecamatan Koba, Delapan Rumah Rusak

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Sebanyak 8 rumah di kecamatan Koba rusak berat akibat angin ribut yang terjadi, Selasa (27/5/2025).

    Data BPBD Bangka Tengah menyatakan lima rumah diantaranya berasa di desa Nibung, dua di kelurahan Simpang Perlang dan satu di kelurahan Berok.

    Rata-rata kerusakan yang dialami merupakan bagian atap rumah. Bahkan rumah ketua RT 13 di kelurahan Simpang Perlang tertimpa pohon tumbang.

    Kepala BPBD Bangka Tengah, Yudhi Sabara mengatakan pihaknya sudah turun dan memberikan bantuan awal.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kami bersama Dinsos sudah bertindak cepat memberikan family kit, sembako dan terpal untuk rumah terdampak,” ungkapnya.

    Ia mengatakan saat ini angin kencang ataupun peristiwa alam lainnya sulit diprediksi secara tepat karena adanya anomali.

    “Menurut BMKG harusnya tak ada angin kencang hari ini, namun yang terjadi sebaliknya. Alam saat ini sangat anomali, ” jelasnya kepada intrik.id.

    Menurutnya, warga harus selalu bersiaga dan berhati karena cuaca yang cerah bisa saja berubah sesaat menjadi cuaca yang sangat ekstrem dan membahayakan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kami tadi pagi masih cerah, tapi tiba-tiba angin kencang. Makannya itu berbahaya bagi pengendara di jalan ataupun warga yang sedang di rumah. Resiko pohon tumbang yang bisa membahayakan apalagi jika ditambah hujan dan petir,” ungkapnya.

    Yudhi menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berada di jalan dengan cuaca ekstrim termasuk pergi ke laut.

    Camat Koba, Ema mengucapkan terimakasih atas bantuan cepat BPBD dan Dinsos Bangka Tengah  dalam membantu warganya.

    “Tentu kami terimakasih kepada Dinsos dan BPBD ya gerak cepat bantu warga kami. Semoga tidak ada lagi musibah menimpa masyarakat Bangka Tengah. Kita berdoa aja ya, ” tuturnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar