Ada 51 Ribu Masyarakat Miskin, Pemkot Siapkan Strategi

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar Focus Group Discussion terkait Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kota Pangkalpinang, Selasa (3/12/2024) di Ruang Pertemuan Bapperida Kota Pangkalpinang.

    Rapat dipimpin langsung oleh Pj Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama. Ia menyebut penyusunan dokumen rencana pengendalian kemiskinan daerah ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap kebijakan dan program yang dijalankan dalam mengatasi kemiskinan bersifat terukur, terarah, dan berkelanjutan.

    Diketahui berdasarkan data BPS, bahwa persentase penduduk miskin di Kota Pangkalpinang yakni 4.04 persen. Berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) bahwa penduduk miskin sejumlah 51 ribu orang dari 24 ribu KK.

    “Dokumen ini akan menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam merancang dan mengimplementasikan kebijakan serta program-program yang fokus pada pengentasan kemiskinan, dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kata Budi, dalam dokumen ini akan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari penguatan ekonomi masyarakat, penyediaan akses pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, hingga penyempurnaan program perlindungan sosial.

    “Kami juga akan memastikan bahwa penanggulangan kemiskinan ini dapat mengakomodasi keberagaman kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di setiap kecamatan dan kelurahan, ” jelasnya.

    Budi menuturkan proses penyusunan rencana pengendalian kemiskinan daerah ini tentunya perlu melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, organisasi masyarakat sipil, serta sektor swasta, agar rencana yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan nyata dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.

    “Oleh karena itu, saya berharap setiap elemen masyarakat dapat memberikan masukan yang konstruktif dalam proses ini, ” ujar Kepala Dinas Sosial dan PMD Provinsi Bangka Belitung tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Budi juga menegaskan bahwa pengendalian kemiskinan bukanlah tugas pemerintah saja, melainkan tanggung jawab bersama. Oleh karenanya, ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dan berkolaborasi dalam mewujudkan rencana ini.

    “Dengan kerja keras dan Semangat kebersamaan, saya yakin kita dapat mengurangi angka kemiskinan di daerah ini secara signifikan, ” tukasnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Agustu Harap BEKISAH Dilaksanakan Tiap Tiga Bulan

    Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Agustu Harap BEKISAH Dilaksanakan Tiap Tiga Bulan

    PMI Pangkalpinang Butuh 50 Kantong Darah Tiap Hari

    PMI Pangkalpinang Butuh 50 Kantong Darah Tiap Hari

    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB

    DWP Kota Pangkalpinang Gelar Halal Bihalal, Mie Go: Bukan Sekedar Organisasi Istri PNS

    DWP Kota Pangkalpinang Gelar Halal Bihalal, Mie Go: Bukan Sekedar Organisasi Istri PNS