40 Menit Dilanda Angin Kencang, Rumah Sahril Ambruk

    INTRIK.ID, BANGKA — Satu rumah di Dusun Puntik Desa Mapur, Riau Silip rusak akibat tertimpa pohon. Beruntung, kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa, Kamis (12/8/2021).

    Kejadian itu bermula dari anggin kencang yang terjadi sekitar pukul 10.20 WIB hingga pukul 11.00 WIB yang menyebabkan pohon karet di sebelah rumah milik Sahril ambruk dan menimpa rumahnya.

    Terlihat atap dan genteng rabung rumah semi permanen itu rusak serta bolong.

    Kepala BPBD Kabupaten Bangka, Nursi mengatakan pihaknya saat ini sudah melakukan pertolongan pertama dengan memasang terpal darurat untuk menutup atap rumah Sahril.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Rusaknya sebagian besar dibagian atap dengan rincian asbes 12 keping dan genteng rabung sekitar 13 keping. Terpal ini untuk menahan sementara saja biar tidak kehujanan,” ungkapnya.

    Selain itu pihaknya juga memberikan peralatan sandang harian kepada korban untuk keperluan sehari-hari.

    “Selain memasang terpal, kita juga berikan baju dan selimut. Nanti jika sudah dilaporkan ke Dinas Sosial baru akan diberikan bantuan lainnya,” tambah Nursi.

    Ia menghimbau agar masyarakat melakukan pemangkasan pohon-pohon besar diseputaran rumah untuk menghindari kejadian serupa.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Pohon-pohon besar ditebang jika ada didekat rumah atau kondisi pohon memang sudah tua karena akhir-akhir ini angin memang kencang,” terangnya.

    Ia juga mengatakan angin kencang ini akan terus melanda di wilayah kabupaten bangka hingga seminggu kedepan.

    “Dalam seminggu kedepan mungkin angin kencang akan terus melanda daerah kita, memang kita masih kemarau tapi anginnya cukup kencang,” tutup Nursi.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air