
Tidak berhenti sampai di situ, Anda masih harus melintasi jalan setapak sekurang-kurangnya 1 jam agar dapat menyaksikan air terjun. Namun, jangan khawatir karena pihak pengelola menyediakan sejumlah bangku untuk menghela napas sejenak. Panorama hijau di tengah hutan siap menemani perjalanan Anda.
Selanjutnya, ada yang disebut Coban Manan. Keberadaannya belum begitu terjamah, masih asri dan terjaga. Tersembunyi di antara hutan lebat dan medan yang ekstrem. Debit air terjunnya cukup deras, jatuh mengenai bebatuan licin. Disarankan meminta bantuan warga lokal untuk memandu perjalanan Anda agar tidak tersesat.

Terpaut sejauh 30 kilometer, sekurang-kurangnya butuh waktu 1 jam jika berangkat dari pusat Kota Malang. Terletak di kawasan Pujon, Anda bisa menggunakan kendaraan roda empat maupun dua. Dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB. Jalanannya sudah diaspal dan mudah diakses.
Namun demikian, Anda harus waspada saat melintasi rute Kota Wisata Batu ke arah Kediri. Pasalnya, jalanan di sana menanjak, sempit, dan berliku. Di masing-masing sisi terdapat jurang. Termasuk daerah rawan kecelakaan. Apalagi, lalu lintasnya juga ramai karena menghubungkan antarkota.
Tiket masuk dipatok sebesar Rp 12.500. Ini tidak termasuk dalam biaya per objek wisata. Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, banyak ikon menari di Desa Wisata Pujon Kidul. Setiap ikon memiliki rentangan biaya masuk sebesar Rp 5.000 – Rp 20.000. Biasanya, sewa parkir dibuat terpisah. Motor dikenai Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000.