Festival Menuang Vol II Angkat Wisata Pascatambang, PT Timah Dukung Promosi Pantai Menuang

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pantai Menuang di Desa Baskara Bakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, kembali dipromosikan sebagai destinasi wisata berbasis reklamasi pascatambang melalui Festival Menuang Vol II yang akan digelar pada 24–26 Juli 2026.

    Penyelenggaraan festival yang digagas Yayasan Nusantara Alam Abadi Babel (Nusa Babel) bersama Pemerintah Desa Baskara Bakti itu mendapat dukungan dari PT Timah (Persero) Tbk sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi wisata dan pelestarian lingkungan di wilayah operasional perusahaan.

    Ketua Pelaksana Festival Menuang Vol II, Nur Kholis, mengatakan festival tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah sukses digelar pada tahun lalu.

    Menurutnya, festival menjadi media untuk memperkenalkan Pantai Menuang yang merupakan kawasan bekas tambang yang kini berkembang menjadi destinasi wisata.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kalau tidak ada kegiatan seperti ini, masyarakat belum banyak yang mengenal Pantai Menuang. Melalui festival ini kami ingin menunjukkan bahwa kawasan bekas tambang dapat dimanfaatkan menjadi destinasi wisata yang menarik,” ujarnya.

    Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai kegiatan telah disiapkan, mulai dari wisata religi bersama majelis taklim pada hari pertama hingga puncak acara yang diisi dengan penanaman mangrove, jalan santai, lomba memancing, dan lomba mewarnai bagi anak-anak.

    Nur Kholis menjelaskan, dukungan PT Timah difokuskan untuk menyukseskan rangkaian kegiatan puncak, termasuk penanaman mangrove serta kebutuhan penyelenggaraan festival.

    Ia menilai Pantai Menuang memiliki daya tarik tersendiri karena memadukan kawasan reklamasi tambang dengan ekosistem pesisir yang terus dikembangkan. Di kawasan tersebut telah ditanam pohon cemara sebagai peneduh, sementara hutan mangrove hasil kolaborasi bersama PT Timah turut memperkuat fungsi ekologis kawasan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain itu, kolong bekas tambang yang kini menyerupai danau alami menjadi panorama khas yang menarik perhatian wisatawan.

    “Kalau air sedang pasang, warna airnya terlihat kebiruan sehingga menjadi pemandangan yang indah,” katanya.

    Menurut Nur Kholis, Festival Menuang juga menjadi sarana untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap kawasan pascatambang yang dapat dimanfaatkan menjadi kawasan produktif dan bernilai ekonomi.

    Ia mengapresiasi berbagai dukungan PT Timah yang selama ini tidak hanya menyasar kegiatan sosial, tetapi juga reklamasi, pengembangan wisata, hingga pemberdayaan masyarakat.

    “Kami kerap mendapatkan dukungan baik untuk kegiatan sosial maupun reklamasi. Alhamdulillah, pengembangan wisata dan penanaman mangrove juga mendapat dukungan,” ujarnya.

    Ia berharap sinergi antara masyarakat dan PT Timah terus berlanjut sehingga program pembangunan desa, pelestarian lingkungan, dan pengembangan destinasi wisata berbasis reklamasi dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dari Sampah ke Harapan, Pantai Asmara Dewi Mulai Disiapkan Jadi Wajah Baru Pesisir Kundur

    Dari Sampah ke Harapan, Pantai Asmara Dewi Mulai Disiapkan Jadi Wajah Baru Pesisir Kundur

    Festival Pasir Padi VII Angkat Tradisi Peh Cun Sebagai Ikon Utama, Dispar Pangkalpinang Targetkan 3.000 Pengunjung

    Festival Pasir Padi VII Angkat Tradisi Peh Cun Sebagai Ikon Utama, Dispar Pangkalpinang Targetkan 3.000 Pengunjung

    Menelusuri Jejak Memarong: Rumah Tanpa Paku Penjaga Ingatan Kolektif Orang Darat

    Menelusuri Jejak Memarong: Rumah Tanpa Paku Penjaga Ingatan Kolektif Orang Darat

    Tins Green Garden Foresttree Jadi Destinasi Favorit Warga

    Tins Green Garden Foresttree Jadi Destinasi Favorit Warga

    Ada Mini Zoo hingga Fasilitas Olahraga, Kundur Park jadi Destinasi Wisata Masyarakat

    Ada Mini Zoo hingga Fasilitas Olahraga, Kundur Park jadi Destinasi Wisata Masyarakat

    Usai Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya Nasional, Fakhriansah Minta PT Timah Selesaikan Rehabilitasi MTI Mentok

    Usai Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya Nasional, Fakhriansah Minta PT Timah Selesaikan Rehabilitasi MTI Mentok