
“Sinergitas inilah yang menandakan luar biasanya pemerintah hadir untuk masyarakat, rumah yang kurang layak, semakin layak. Tanah yang belum ada sertifikat sekarang ada sertifikat,” ucapnya.
Ia mengatakan program ini akan berlanjut di 2026 ini mengingat masih ada relokasi rumah kumuh di aliran sungai Kurau.
“Program ini akan berlanjut di 2026. Jadi bagi yang belum, sabar-sabar dulu. Kita prioritaskan untuk daerah-daerah yang memang lokus pemukiman kumuh, ” ungkapnya.
Orang nomor 1 di Bangka Tengah itu mengingatkan untuk seluruh masyarakat yang mendapatkan rumah swadaya untuk menjaga dengan baik rumahnya termasuk kebersihan dan kesehatan.