
Kimin (45) masyarakat desa Perlang mengatakan seharusnya Pemerintah Provinsi Bangka Belitung malu jika akses wisata penuh lubang.
“Ini desa Wisata, jalannya buruk (penuh lubang) maka provinsi kita yang malu,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni mengatakan, pihaknya sangat berharap dengan adanya reses ini jalanan di desa Perlang bisa cepat diperbaiki.
“Ini jalan provinsi dan ini aspirasi masyarakat agar jalan di desa Kami ini segera diatasi. Reses ini adalah jalan menyampaikan aspirasi, ” ucapnya.
“Kami ini desa wisata. Gak enak sama turis dan warga disini. Kan memang ranah provinsi,” lanjutnya.
Pria yang disapa Roni ini juga berharap agar semua aspirasi masyarakat bisa ditampung dan di selesaikan secara baik.