
“Intinya, kami selalu siap untuk memperjuangkan aspirasi warga, termasuk masalah jalan ini,” ujar pria yang akrab disapa bang Mul.
Ia mengungkapkan, jalan rusak yang ada di Desa Perlang memang tidak memiliki anggaran untuk perbaikan sehingga belum bisa dipaksakan.
“Anggaran tahun ini memang gak ada. Jadi memang belum bisa. Tapi saya perjuangkan untuk tahun depan, ” ungkapnya saat ditanyai intrik.id.
Mulyadi menyampaikan, untuk masalah jalan sudah disampaikan ke pihak dinas Pekerjaan Umum Provinsi.
“Kalau masalah jalan sudah disampaikan. Tapi kami juga minta keikhlasan masyarakat untuk jalan kalau ada dikit-dikit kena halaman rumah nantinya ikhlas aja untuk kepentingan bersama,” tuturnya.
“Intinya, masyarakat bikin proposal, tanda tangan persetujuan masyarkat, maka kita langsunv ajukan untuk tahun depan, ” tutupnya.