Scroll untuk baca artikel
Bangka Tengah

Usaha Bangka Tengah Terhenti di 12 Besar

201
×

Usaha Bangka Tengah Terhenti di 12 Besar

Sebarkan artikel ini
IMG 20230516 WA0007
Foto: Joko Triadhi, Kepala Bappeda saat menerima penghargaan. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Perjuangan Bangka Tengah dalam Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah 2023 harus terhenti di 12 besar setelah Kabupaten Temanggung dinyatakan sebagai juara pertama dan disusul Kabupaten Aceh Barat dan Garut ditempat kedua dan ketiga.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden RI Maaruf Amin di Jakarta Conventional Center di Senayan, Selasa (16/5/2023) sekaligus menyerahkan piala kepada para pemenang.

“Selamat kepada kabupaten/kota dan provinsi yang berhasil menang. Ini hanya sekedar Penghargaan namun pembangunan Indonesia harus kita teruskan, ” ucapnya saat pidato, Selasa (16/5/2023) di JCC Senayan.

Ditempat yang sama, Joko Triadhi Kepala Badan Perencanaan Daerah Bangka Tengah (Bapeda Bateng) meminta maaf kepada Masyarakat karena belum mampu menjadi yang terbaik.

“Kami pemerintah Kabupaten Bangka Tengah meminta maaf kepada seluruh masyarakat Bangka Tengah dan Terima kasih kepada semua pihak atas kerja sama. Perjuangan kita harus terhenti di 12 besar saja, ” ucapnya kepada intrik.id,

Ini adalah kali pertama Bangka Tengah mengikuti acara ini dan langsung menjadi 12 besar yang sebelumnya selalu dipegang Kabupaten Bangka.

“Ini adalah pencapaian luar biasa yang bisa kita raih karena ini kali pertama kita namun memang seperti yang saya sampaikan, semua Kabupaten punya kesempatan yang sama dan 12 besar adalah prestasi yang membanggakan,” ungkapnya.

Joko juga mengatakan, pihaknya sudah mulai mempersiapkan kembali penilaian untuk mengikuti Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah 2024.

“Penilaian awal di Provinsi baru ke Nasional, jadi kami sudah persiapkan semuanya mulai sekarang agar lebih matang lagi untuk mengikuti penghargaan di tahun depan karena dokumen tahun ini jadi acuan untuk tahun depan,” lanjutnya.

Baca Juga:  120 Siswa Ramaikan GSI Bangka Tengah

Joko mengungkapkan, jika kendala yang dihadapi Bangka Tengah adalah inovasi yang terbaru dengan desain dan komplek serta berkelanjutan bukan program berjalan.

“Untuk tahun ini memang kita suguhkan satu program dan satu inovasi yang sudah berjalan dari program pemerintah daerah yang. Namun tahun depan, kita akan buat lebih kompleks by desain karena memang penilain penting adalah penguatan inovasi daerah,” ungkap Joko.

“Kita kemas lebih menarik sesuai penilaian agar lebih baik dengan lebih melihat lagi poin-poin penting dalam penilaian,” lanjutnya.

Joko juga menyebutkan, jika tahun depan akan memfokuskan kepada OPD terkait dari perencanaan Bangka Tengah dan tetap melibatkan lintas sektor dan semua pihak karena keterlibatan semua sektor juga poin penting dalam inovasi yang diunggulakan.

“Pastinya kami akan libatkan semua sektor nantinya dan juga tetap memfokuskan ke OPD terkait, ” ujar Joko.

Joko berharap, Bangka Tengah bisa lebih baik dengan pengalaman yang sudah di jalankan di tahun ini dan menjadi juara pada tahun depan.

” Saya sudah sampaikan kepada Pak Bupati dan beliau bilang tetap semangat dan pastinya tahun dengan kita akan targetkan menang dengan pengalaman kita di tahun ini, ” tutupnya.

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas