
“Itu baru kebijakan kami dulu, untuk OPD lainnya kami tunggu arahan dari bupati,” tegasnya.
Meskipun begitu, ia juga mengatakan ada sebagian pegawainya yang batal diberikan sinovac karena terkendala dengan riwayat penyakit mulai dari jantung, alergi, menyusui maupun sedang hamil.
“Rata-rata yang tertunda ini karena hipertensi, memiliki riwayat DM (diabetes melitus-red) sekitar seribuan nakes termasuk juga yang sedang menyusui dan hamil,” pungkasnya.(*)