
BANGKA. RIAU SILIP. INTRIK.ID – Tingginya harga biji Timah membuat aktivitas penambangan semangkin marak. Berbagai jenis penambangan dilakukan pelaku usaha maupun tambang rakyat.Tingginya harga biji timah memicu berbagi masalah sosial serta perambahan kawasan hutan dan Izin Usaha Penambangan.
Seperti dilakukan pelaku usaha YN warga Kecamatan Belinyu, Tambang miliknya di duga beraktifitas di Kawasan Hutan Produksi ( HP ), tepatnya dipinggir anak Sungai Jembatan Sakan, Dusun Sinar Gunung, Desa Riau, Kecamatan Riau Silip.
Pantauan INTRIK.ID dan media lainya dilokasi, Kamis ( 5/8/2021) sore nampak satu unit Excavator ( PC )merk Hitaci warna orangge terparkir disamping camp. sejumlah peralatan tambang berupa pipa dan sakan serta bekas galian PC menandai aktivitas penambangan.
Guna memastikan siapa pemilik tambang tersebut, INTRIK.ID dan media lainya menanyakan pada pekerja tambang. JN (34) warga asal Provinsi Lampung Utara. Dari keterangan JN tambang tempatnya bekerja milik YN.
“Punya YN alias Botak pak saya karyawan di sini, kalau masalah kordinasi ke aparat saya tidak tahu, setahu saya yang urus semua Bos Botak,”kata JN.