
“Mereka saat ini diistirahatkan sambil menunggu instruksi selanjutnya,” ungkap Zalfika saat ditemui di ruangannya, Kamis (8/1/2026).
Ia mengatakan pemerintah berencana akan tetap mempertahankan para pegawai tersebut dengan cara melakukan outsourcing dari pihak ketiga.
“Informasinya akan di outsourcing tapi masih menunggu pak sekda dan pak bupati nanti sepert apa,” jelasnya.
Meskipun begitu, Zalfika menegaskan para 19 orang tersebut tetap akan membantu jika dibutuhkan atau terjadi sesuatu peristiwa mendesak.