Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Artinya, sukuk bukanlah instrumen eksklusif bagi kelompok usaha tertentu. Instrumen ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri sebagai alternatif sumber pendanaan.

    Potensi pasar sukuk korporasi di Indonesia juga terus menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan. Data Bursa Efek Indonesia mencatat jumlah penerbit sukuk korporasi meningkat dari 17 penerbit dengan 28 emisi pada 2024 menjadi 33 penerbit dengan 52 emisi pada 2025.

    Nilai penghimpunan dana pun melonjak signifikan, dari Rp19,95 triliun pada 2024 menjadi Rp53,69 triliun pada 2025. Hingga 30 Mei 2026, telah tercatat 19 emisi sukuk yang diterbitkan oleh 17 perusahaan dengan total nilai mencapai Rp15,3 triliun.

    Pertumbuhan tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya jumlah investor syariah di pasar modal Indonesia. Berdasarkan data Anggota Bursa penyedia Sharia Online Trading System (SOTS), jumlah investor syariah melonjak dari hanya 531 investor pada 2012 menjadi 226.457 investor per April 2026.

    Lonjakan ini menunjukkan bahwa basis investor yang memiliki minat terhadap instrumen syariah semakin besar dan terus berkembang.

    Melihat tren tersebut, setidaknya terdapat tiga alasan utama mengapa perusahaan konvensional perlu mulai melirik sukuk.

    Pertama, sukuk membuka akses terhadap basis investor yang lebih luas. Selain menjangkau investor konvensional, perusahaan juga dapat menarik investor yang secara khusus berinvestasi pada instrumen syariah. Dengan semakin meningkatnya minat terhadap investasi berbasis prinsip syariah, peluang penghimpunan dana melalui sukuk menjadi semakin besar.

    Kedua, sukuk dapat menjadi instrumen diversifikasi pendanaan. Ketergantungan pada satu sumber pembiayaan berpotensi meningkatkan risiko, terutama ketika kondisi ekonomi dan tingkat suku bunga mengalami perubahan. Kehadiran sukuk memberi alternatif tambahan yang dapat membantu perusahaan mengelola struktur pendanaannya secara lebih seimbang.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook