Sudah Berlangsung Lama, Kapolres Bangka Tengah Berkelit Saat Ditanyakan Penampung Timah Kawasan Merbuk

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Penampung pasir timah ilegal di kawasan Merbuk hingga Pungguk, Bangka Tengah masih misteri. Padahal aktivitas tambang tersebut sudah berlangsung lama.

    Bahkan Kapolres Bangka Tengah, AKBP Pradana Aditya Nugraha seakan menghindar ketika ditanyai terkait hal tersebut saat menggelar razia di kawasan itu beberapa waktu lalu.

    Ia mengatakan hanya ingin fokus penertiban terlebih dulu untuk mensterilkan wilayah tersebut dari tambang.

    “Aktivitas tambang liar di kawasan Merbuk dan sekitar memang sudah berlangsung dari tahun-tahun sebelumnya dan menjadi sorotan. Yang mana pantauan 1 minggu lalu, yang parkir ini ada ratusan ponton, lalu kita gelar himbauan dan sosialisasi agar lebih soft dalam penertiban,” ujar AKBP Aditya, Kamis (5/9/2024).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia berharap masyarakat penambanb bisa bekerjasama dalam menjaga agar tidak ada konflik dikemudian hari.

    “Area ini abu-abu, nanti kalau kita lengah pasti akan ada lagi aktivitas di lokasi ini, maka kita melakukan tindakan ini dengan cara paling persuasif,” ungkapnya.

    “Mari sama-sama kita memastikan area lingkar Merbuk, Pungguk, Kenari bersih dari aktivitas tambang ilegal, apalagi ada 4 kelurahan dan 1 desa terdampak, yang mana masyarakat sebenarnya tidak menolak tambang, tapi mereka menolak tambang ilegal,” pungkasnya.

    Perwira melati dua itu juga menegaskan akan melakukan tindakan hukum yang tegas jika masih ada masyarakat yang berani menambang setelah dilakukan penertiban ini.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Upaya persuasi sudah kita gunakan, namun jika masih membandel maka penegakan hukum akan kita lakukan, ” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat