Sempat Terombang-ambing, Kini Ampiang Ikan Raisyah Sampai ke Jakarta dan Batam

    INTRIK.ID, BABEL — Sejak tahun 2008, usaha Dahlena dalam memajukan usaha ampiang ikan mengalami pasang surut.

    Usaha yang diberi nama Ampiang Ikan Raisyah itu terus bertahan dengan cira rasa yang khas Bangka Belitung.

    Saat Covid-19 melanda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membuat usaha Dahlena ikut terombang ambing, Ia bahkan nyaris gulung tikar. Namun kini ia bisa bangkit untuk mengembangkan usaha ampiang ikannya.

    Ia menceritakan, awal memulai usahanya belum banyak UMKM yang memproduksi ampiang ikan. Dirinya juga semula hanya coba-coba untuk mengolah ikan yang melimpah menjadi ampiang.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saya awalnya melihat banyak ikan ciu dulu enggak habis di TPI, saya juga ditawarin adik saya mau apa enggak ikan. Akhirnya saya coba iseng-iseng bikin. Ternyata ampiang saya disukai, jadi saya mulai buat sedikit demi sedikit dan mulai banyak yang pesan,” cerita Dahlena.

    Selain membuat ampiang ikan, dirinya memproduksi ampiang telur cumi dan kericu. Ia memasarkan produknya di toko oleh-oleh, supermarket hingga pemasaran online.

    “Pemasaran tidak hanya di Bangka tapi juga ada ke beberapa wilayah seperti Jakarta, Batam dan beberapa daerah lainnya,” ucapnya.

    Menurut Dahlena, program PUMK PT Timah Tbk telah membantu usahanya bisa tetap eksis hingga saat ini. Selain membantu permodalan, PT Timah Tbk juga membantu mempromosikan produknya melalui pameran.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saya pernah diajak PT Timah Tbk pameran ke Jakarta. Selain itu produk kita juga sering dibawa-bawa kalau PT Timah Tbk ikut pameran jadi ini salah satu bentuk promosi yang dilakukan PT Timah Tbk,” ucapnya.

    Baru-baru ini, kata dia PT Timah Tbk juga membantu memfasilitasi produknya untuk mendapatkan sertifikasi halal secara gratis. Sebagaimana diketahui sertifikasi halal merupakan salah satu daya tarik konsumen untuk membeli produk.

    “Saya juga difasilitasi PT Timah Tbk untuk mendapatkan sertifkasi halal dan ini gratis. Karena kalau bayar kan lumayan juga. Bersyukur sekali bisa dibantu PT Timah Tbk,” ucapnya.

    Ia mengatakan, banyak sekali manfaat yang diperolehnya dengan menjadi mitra binaan PT Timah Tbk. Selain dibantu pemasaran mereka juga dilibatkan dalam berbagai pelatihan.

    “Saya berharap program PUMK PT Timah Tbk dapat terus berlanjut, karena ini sangat membantu dan memudahkan pelaku UMKM untuk bisa mengembangkan usahanya,” tandasnya. (*)

    Tagged with:
    Ampiangpt timah
    Mungkin Suka Ini juga:
    Omzet Turun 50 Persen, Pesanan dari PT Timah Jadi Penopang UMKM Pempek Udang di Pangkalpinang

    Omzet Turun 50 Persen, Pesanan dari PT Timah Jadi Penopang UMKM Pempek Udang di Pangkalpinang

    149 Ribu Jam Belajar dalam Setahun, PT Timah Siapkan Regenerasi Pemimpin dari Dalam Perusahaan

    149 Ribu Jam Belajar dalam Setahun, PT Timah Siapkan Regenerasi Pemimpin dari Dalam Perusahaan

    Dari 500 Benih hingga Panen Ratusan Kilo, Nelayan Sawang Laut Bangun Harapan Baru Lewat Kakap Putih

    Dari 500 Benih hingga Panen Ratusan Kilo, Nelayan Sawang Laut Bangun Harapan Baru Lewat Kakap Putih

    Hubungan Industrial Baru PT Timah Dimulai, PKB 2026-2028 Resmi Ditandatangani

    Hubungan Industrial Baru PT Timah Dimulai, PKB 2026-2028 Resmi Ditandatangani

    Dari Nol hingga Punya Identitas Sendiri, Rumah Batik Kundur Bangun Harapan Baru Ekonomi Kreatif

    Dari Nol hingga Punya Identitas Sendiri, Rumah Batik Kundur Bangun Harapan Baru Ekonomi Kreatif

    PT Timah Raih Penghargaan Nasional, Dinilai Sukses Bangun Reputasi dan Dampak Media Positif

    PT Timah Raih Penghargaan Nasional, Dinilai Sukses Bangun Reputasi dan Dampak Media Positif