Safari Ramadan Dengan Wartawan, Prof Udin: Media Massa Penyeimbang Pemerintah

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG – Suasana hangat Safari Ramadan di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Senin (16/3/2026), menjadi momen kebersamaan antara pemerintah daerah dan ratusan awak media.

    Dalam acara buka puasa bersama tersebut, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menegaskan pentingnya peran media massa sebagai penyeimbang sekaligus kontrol sosial dalam jalannya pemerintahan.

    Acara yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Ketua TP PKK Susanti Saparudin, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

    Dalam sambutannya, Saparudin mengapresiasi dedikasi para jurnalis yang terus menghasilkan karya tulis untuk publik. Sebagai akademisi, ia memahami betul bahwa menulis bukan pekerjaan mudah dan membutuhkan ketekunan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Teman-teman media ini adalah orang-orang luar biasa. Kemampuan menulis itu tidak mudah. Saya sebagai dosen tahu persis betapa sulitnya meminta mahasiswa untuk menulis. Karena itu, saya sangat menghargai teman-teman yang berani menuliskan sesuatu yang luar biasa bagi publik,” ujar Saparudin.

    Menurutnya, tulisan para wartawan bukan sekadar informasi harian, tetapi juga menjadi catatan sejarah yang akan terus hidup sepanjang zaman.

    Ia mencontohkan tokoh-tokoh besar seperti Al-Ghazali dan Buya Hamka yang tetap dikenang karena karya tulisnya.

    “Tanpa menulis, seseorang tidak akan punya jejak. Sehebat apa pun seseorang, jika tidak memiliki karya tulis, namanya akan hilang saat ia tiada. Wartawan melalui tulisannya memberikan kontribusi besar bagi perkembangan daerah, termasuk masa depan Pangkalpinang,” tambahnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Di sisi lain, Saparudin juga memaparkan kondisi keuangan daerah yang saat ini tengah menghadapi tantangan serius.

    Ia menyampaikan permohonan maaf apabila kerja sama dengan media belum dapat berjalan maksimal karena adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

    Ia mengungkapkan bahwa sejak menjabat sekitar empat bulan terakhir bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, Pemerintah Kota Pangkalpinang harus melakukan penyesuaian besar akibat pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dan dana transfer lainnya.

    “Tahun 2026 ini, anggaran pusat untuk pembangunan daerah sangat terbatas. Dana yang masuk mayoritas hanya cukup untuk membayar gaji ASN. Sisanya, kita harus berjuang mencari sumber lain untuk membayar P3K, honorer, hingga TPP pegawai. Hal ini berimbas pada anggaran kerja sama media yang juga harus terkena efisiensi,” jelasnya.

    Meski demikian, ia memastikan pemerintah kota tetap menghargai peran media sebagai mitra strategis pembangunan.

    Saat ini, Pemkot Pangkalpinang tengah mengajukan berbagai proposal pembangunan ke pemerintah pusat melalui sejumlah kementerian agar program pembangunan daerah tetap berjalan.

    Menutup sambutannya, Saparudin yang juga dikenal sebagai pakar teknologi informasi mengingatkan para jurnalis agar selalu mengedepankan fakta dan data dalam setiap pemberitaan.

    “Informasi yang tidak benar akan tercatat selamanya oleh big data di Google, Facebook, maupun Instagram. Di sinilah peran jurnalis sangat penting untuk memberikan edukasi dan informasi yang valid kepada masyarakat agar tidak terjadi simpang siur data di masa depan,” pungkasnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Agustu Harap BEKISAH Dilaksanakan Tiap Tiga Bulan

    Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Agustu Harap BEKISAH Dilaksanakan Tiap Tiga Bulan

    PMI Pangkalpinang Butuh 50 Kantong Darah Tiap Hari

    PMI Pangkalpinang Butuh 50 Kantong Darah Tiap Hari

    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB

    DWP Kota Pangkalpinang Gelar Halal Bihalal, Mie Go: Bukan Sekedar Organisasi Istri PNS

    DWP Kota Pangkalpinang Gelar Halal Bihalal, Mie Go: Bukan Sekedar Organisasi Istri PNS