
“Berpesan kepada siswa, agar menjauhi perbuatan yang bisa melawan hukum, seperti menebar berita bohong di media sosial atau menggunakan media untuk mencemarkan nama baik orang lain,” tutupnya.
Aspandi Kepala SMANSA I Toboali berharap kegiatan edukasi jurnalistik, dikemas dengan agenda Latihan Dasar Kepemimpinan Sekolah ( LDKS ) bisa menanamkan nilai-nilai kepempimpinan dan gerakkan literasi.
“Kegiatan LDKS ini setiap tahun diadakan Osis SMANSA 1 Toboali, tujuannya memberikan pengetahuan tentang kepempimpinan, menumbuhkan rasa kepedulian serta menanamkan jiwa sosial kepada sesama siswa. Tidak hanya itu, apa yang disampai PWI Basel bisa melatih siswa-siswa untuk menulis dan mengembangkan gerakan literasi,” ucapnya.
Aspandi juga menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan PWI Basel yang telah berkenan hadir, memberikan materi serta memberikan edukasi terkait kegiatan jurnalistik.