
INTRIK.ID, BANGKA SELATAN — Lapangan voli Dusun SP.A, Desa Rias, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan, tak hanya menjadi arena perebutan gelar juara. Selama Turnamen Voli Kajari Cup-Trans Rias 2026 berlangsung, kawasan tersebut juga berubah menjadi ruang bertemunya olahraga dan aktivitas ekonomi warga.
Turnamen yang didukung PT Timah (Persero) Tbk itu diikuti 88 tim putra dan putri dari berbagai desa se-Bangka Selatan. Saat memasuki babak delapan besar hingga final pada 2 September 2026, pertandingan semakin ramai dan menarik perhatian masyarakat.
Di tengah kerumunan penonton itulah sekitar 40 pelaku UMKM ikut mengambil peluang dengan membuka lapak dan menjajakan berbagai produk dagangan mereka.
Pelaksana Teknis Turnamen Voli Kajari Cup-Trans Rias 2026, Imam Syaifudin, mengatakan keterlibatan UMKM memang menjadi salah satu tujuan dari penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami juga ingin membantu UMKM. Saat final, ada sekitar 40 UMKM yang ikut bergabung dan juga memberikan kesempatan kepada UMKM dari luar desa untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Imam.
Menurutnya, ramainya pertandingan memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan konsumen baru. Dengan demikian, manfaat turnamen tidak hanya dirasakan oleh pemain dan penonton, tetapi juga masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan.
Turnamen tersebut digelar Pemuda Desa Rias bersama Kejaksaan Negeri Bangka Selatan dan mendapat dukungan dari PT Timah. Kompetisi dimulai sejak 22 Juni 2026 dan berakhir pada partai final 2 September 2026.
Imam mengatakan dukungan berbagai pihak, termasuk PT Timah, membantu kelancaran pelaksanaan kompetisi di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan.
“Dukungan dari PT Timah sangat membantu jalannya kegiatan pertandingan. Di tengah situasi ekonomi yang cukup sulit, dukungan perusahaan menjadi salah satu terobosan yang sangat berarti, baik untuk kegiatan olahraga maupun membantu masyarakat,” katanya.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara masyarakat, pemuda, dan Kejaksaan Negeri Bangka Selatan.
Lebih jauh, Imam berharap kompetisi tersebut dapat menjadi tempat bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan di bidang olahraga.
“Harapannya, anak-anak muda yang memang hobi bermain voli bisa semakin termotivasi dan terpacu untuk menjadi atlet. Jadi bukan hanya sekadar hobi, tetapi bisa berkembang menjadi prestasi,” ujarnya.
Dari kompetisi tersebut, Tran Muda 1 berhasil menjadi juara kategori putra. Sementara kategori putri dimenangkan Putri Alia Bikang.
Bagi masyarakat Desa Rias dan sekitarnya, turnamen ini akhirnya menghadirkan manfaat berlapis: pemain mendapatkan ruang berkompetisi, warga menikmati hiburan, sementara pelaku UMKM mendapat kesempatan menggerakkan dagangan di tengah ramainya pertandingan.(*)
Sumber: PT Timah Tbk