
“Perusahaan dengan fundamental bisnis yang kuat cenderung memiliki kemampuan yang lebih baik dalam membangun eksposur media yang relevan dan berdampak,” ujar Ihsan.
Ia menjelaskan, Indonesia Corporate Media Impact Awards 2026 disusun berdasarkan hasil riset yang menggabungkan dua aspek utama, yakni Corporate Performance dan Media Monitoring.
Dari hasil penelitian tersebut, tercatat sebanyak 66 persen perusahaan yang masuk dalam pemantauan mengalami pertumbuhan aset positif, sementara 58 persen perusahaan berhasil meningkatkan pendapatan dibandingkan periode sebelumnya.
Sebanyak 210 perusahaan menjadi objek pemantauan dalam riset tersebut. Dari jumlah itu, 197 perusahaan dinyatakan memenuhi kriteria penilaian sebelum akhirnya dilakukan proses verifikasi, pendalaman data, serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja korporasi dan efektivitas eksposur media.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Hasil riset kami menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan ini berhasil menciptakan dampak media yang positif dan terukur sehingga layak mendapatkan apresiasi atas pencapaian yang telah diraih,” katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika periode 2021–2024, Usman Kansong, menegaskan bahwa branding, reputasi, dan kepercayaan publik merupakan tiga elemen yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun keberlangsungan bisnis di era digital.