
“Kita ingin kekayaan alam bangsa ini benar-benar dikelola untuk kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Chief Technology Officer Danantara, Sigit Puji Santosa bahkan menyebut sektor rare earth selama ini seperti “industri yang terlupakan”.
Padahal, mineral tanah jarang menjadi komponen penting dalam industri kendaraan listrik, teknologi digital, baterai hingga alat pertahanan modern.
“Kita punya potensinya, tetapi selama ini belum memberikan nilai tambah maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Industri Mineral, Brian Yuliarto menegaskan hilirisasi menjadi langkah penting agar Indonesia tidak lagi hanya menjadi pengekspor bahan mentah.
“Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga harga diri bangsa agar Indonesia sejajar dengan negara maju di sektor mineral kritis dunia,” katanya. (*)