Program ‘Perisai Bangsa’ Perluas Cakupan Perlindungan Sosial

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTK) Kabupaten Bangka Tengah dan BPJS Ketenagakerjaan melaunching program Penggerak Jaminan Sosial Indonesia untuk Bangka Tengah Sejahtera” atau Perisai Bangsa, di Ruang pertemuan Hotel Santika Kecamatan Pangkalan Baru, Senin (20/03/2023).

    Hal itu dilakukan dalam rangka memperluas cakupan perlindungan sosial bagi tenaga kerja terutama di sektor informal.

    Kepala DPMPTK Bangka Tengah Aisyah Sisyillia mengatakan jika ini adalah langkah untuk mewujudkan amanat undang-undang Dasar.

    “Ini amanat UUD dan Pancasila, jadi kita harus perhatikan dengan benar, ” ucapnya kepada intrik.id, Rabu (22/3/2023) di Koba.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia menilai, jaminan sosial harus dirasakan masyarakat sehingga program kegitana yang berkaitan dengan jaminan sosial harus difikirkan dengan matang, baik untuk penerima upah maupun bukan penerima upah.

    Diketahui bahwa kepesertaan BPJS ketenagakerjaan di Bangka Tengah secara total sebanyak 76.000, namun baru 24.000 atau 32 persen yang terdaftar sebagai peserta.

    Untuk peserta penerima upah (pu) potensi kepesertaan sebanyak 35.000 yang terdaftar 11.000 atau 33 persen, sedangkan untuk bukan penerima upah (bpu) dari 35.000 baru 8.000 yang terdaftar sebagai peserta yang mana baru sekitar 23 persen. Dengan adanya perisai untuk bangsa merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan perlindungan bagi seluruh pekerja yang ada di Kabupaten Bangka tengah.

    Aisyah Sisyilia juga menyampaikan bahwa jaminan perlindungan sosial tidak secara langsung dirasakan oleh peserta.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “jaminan perlindungan sosial memang tidak secara langsung mampu mengurangi pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan, namun pemberian jaminan perlindungan sosial diyakini merupakan upaya yang efektif untuk mencegah munculnya pengangguran baru akibat putusnya hubungan kerja dan atau kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian atau cacat, ” ucapnya.

    Sisil sapaan akrabnya juga mengatakan, pada akhirnya jaminan perlindungan sosial pun dapat menjadi salah satu upaya dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bangka Tengah. (Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Borong 9 Medali di Kejurprov, Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum Porprov 2026

    Borong 9 Medali di Kejurprov, Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum Porprov 2026

    Erlina Borong Tiga Medali untuk Bangka Tengah, Buktikan Semangat Bertanding Tak Kenal Usia

    Erlina Borong Tiga Medali untuk Bangka Tengah, Buktikan Semangat Bertanding Tak Kenal Usia

    Farli Pecahkan Kebuntuan, Sumbang Emas Pertama Bangka Tengah di Kejurprov Panahan Babel

    Farli Pecahkan Kebuntuan, Sumbang Emas Pertama Bangka Tengah di Kejurprov Panahan Babel

    25 Atlet Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum di Kejurprov Babel 2026

    25 Atlet Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum di Kejurprov Babel 2026

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah