Profesi Akuntan Bisa Digantikan Robot

    Foto: Ilustrasi. (Ist)

    Tetapi seperti yang kita ketahui dalam prakteknya, seseorang harus banyak memahami hal tentang profesi akuntansi itu sendiri. Contohnya seperti membuat laporan posisi keuangan. Dalam laporan posisi keuangan, seorang akuntan harus bisa membedakan yang mana termasuk aktiva tetap dan lancar, liabilitas, ekuitas, serta modal. Jika laporan posisi keuangan itu tidak balance, maka dipastikan laporan posisi keuangan tersebut salah. Karena, setiap laporan posisi keuangan tersebut harus balance. Bukan hanya itu, seorang akuntan perlu memperhatikan beberapa aspek penting dalam menganalisis transaksi, seperti standar akuntansi yang berlaku umum (PSAK), Undang-Undang Perpajakan, tugas konsultasi, dan lain-lainnya. Keputusan seorang akuntan akan mempengaruhi pada laporan laba rugi suatu perusahaan.

    Walaupun sudah banyak aplikasi maupun teknologi yang digunakan sekarang, namun belum ada teknologi canggih yang benar-benar dapat menyelesaikan pekerjaan akuntansi dengan mudah. Kemampuan dalam menganalisis transaksi yang dimiliki oleh seorang akuntan tidak mudah digantikan oleh robot. Masih banyak pekerjaan lainnya yang harus dibuat akuntan yang tidak dapat digantikan oleh robot. Tentu saja dalam hal ini, dapat dikatakan bahwa sebenarnya profesi akuntansi ini tidak mudah digantikan oleh robot begitu saja. Karena ketelitian dalam menyelesaikan pekerjaan akuntansi ini masih membutuhkan ketelitian dari seorang akuntan. Meskipun masih banyak kalangan mahasiswa jurusan akuntansi yang belum lulus dan para akuntan lainnya khawatir terkait hal ini.

    Pages: 1 2 3 4
    Mungkin Suka Ini juga:
    Cessie: Jalan Pintas Jual Piutang yang Bisa Menjebak Debitur

    Cessie: Jalan Pintas Jual Piutang yang Bisa Menjebak Debitur

    Desil 3 Jadi 8: yang Salah Angkanya atau Datanya?

    Desil 3 Jadi 8: yang Salah Angkanya atau Datanya?

    Izin Terbit Bukan Kiamat: Stop Politisasi Tambang, Perkuat Pengawasan!

    Izin Terbit Bukan Kiamat: Stop Politisasi Tambang, Perkuat Pengawasan!

      Ikuti kami di Facebook