Polres Bangka Tengah Minta BPOM Berikan Keratom Label Minuman Memabukan

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Polres Bangka Tengah meminta BPOM dan pihak terkait untuk memberikan label Keratom sebagai minuman memabukan.

    Pasalnya seorang warga di Berita meninggal dunia setelah ditikam oleh orang mabuk setelah menenggak Keratom.

    Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah Iptu. Imam mengungkapkan, dengan adanya kasus penikaman di Beriga ini membuat keratom menjadi minuman yang bisa memabukkan dan berbahaya jika dikonsumsi berlebihan seperti alkohol.

    “Keratom sudah menyebabkan kematian dan sudah masuk kategori minuman berbahaya, ” ungkapnya, Kamis (31/7/2025) di Koba.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Memang keratom sebenarnya dari tumbuhan, tapi sudah menyebabkan kematian. Jadi kita akan koordinasi dengan BPOM dan juga pihak lainnya untuk keratom ini, ” jelasnya.

    Kasat reskrim juga menghimbau agar seluruh masyarakat menjaga suasana kamtibmas dengan baik serta menjauhi hal-hal yang bisa merugikan kita semua.

    “Jaga selalu kamtibmas, jauhi narkoba ataupun hal terlarang dan berbahaya serta mari bersama-sama laporkan jika ada tindakan kejahatan, ” tutupnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    Bupati Bangka Tengah Dorong Revisi RTRW, Siapkan Tata Ruang Baru untuk Cegah Banjir dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi

    Bupati Bangka Tengah Dorong Revisi RTRW, Siapkan Tata Ruang Baru untuk Cegah Banjir dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi