
“Tadi sudah kami lakukan sosialisasi di LPMP Provinsi dan kami harap hal ini bisa dimaknai dengan benar sehingga tidak membuat keributan lagi,” tambah Sekda Bangka Tengah.
Tak lupa, dirinya juga meminta maaf jika memang polemik ini membuat para guru menjadi khawatir dan resah.
Ia mengatakan, setelah sosialisasi tersebut dilakukan, secepat mungkin pihaknya akan mencarikan TPP yang sudah menjadi hak para guru, maupun ASN secara umum yang ada di Kabupaten Bangka Tengah.
Laporan wartawan Erwin/INTRIK.ID