Pemkot Pangkalpinang Berencana Bangun Pasar Sentral Ikan Hias

    PANGKALPINANG, INTRIK.ID — Suksesnya kontes ikan hias jenis Guppy membuat Pemerintah Kota Pangkalpinang berniat memajukan komunitas dunia air.

    Hal tersebut diungkapkan langsung Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pangkalpinang, Jon Herly setelah membuka secara resmi kontes tersebut, Minggu (23/5/2021).

    Ia ingin mengajak para pelaku komunitas pecinta ikan hias untuk menyusun program pengembangan komunitas dunia air khususnya di Pangkalpinang.

    “Alhamdulillah saya sudah lama tau dengan adanya kegiatan seperti ini, tapi kenapa hanya sebatas sebuah komunitas, kenapa gak dikembangkan lebih jauh,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Untuk itu ia mengajak seluruh komunitas pecinta ikan hias membentuk satu wadah yang bisa menaungi seluruhnya.

    “Mari kita duduk sama-sama, jalan sama-sama, jadi kita tahu komunitas ingin apa dan kami maunya apa. Programkan gak bisa dibentuk tanpa kita saling memberi masukan,” tambah Jon.

    Ia berharap komunitas pecinta ikan hias ini bisa dikenal banyak orang karena memiliki keindahan masing-masing dan dapat memancing minat orang lain.

    “Kami ingin komunitas ikan guppy ini dapat diketahui kesemua komunitas, seperti komunitas Burung, komunitas moge, komunitas mobil antik dan semua komunitas, bahkan gubernur serta walikota pun harus tahu bahwasanya ikan guppy itu memiliki keindahan dan keistimewaan serta harga yang mahal,” pungkasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Jon juga mengatakan Pemkot Pangkalpinang juga berniat untuk membangun pasar khusus ikan hias lengkap dengan fasilitas pendukungnya.

    “Dalam jangka panjang, kami akan bangun pasar sentral ikan hias lengkap dengan fasilitas gedung untuk kontes. Kami sudah berkoordinasi dengan pak walikota dan dinas PU serta dinas terkait untuk ini,” tambahnya.

    Sementara itu, Kabid Perikanan Budidaya, Prawiranegara meminta para komunitas ikan hias untuk membentuk kelompok-kelompok agar dapat dibina oleh pemerintah.

    “Semoga kedepannya administrasi komunitas dapat lebih dirapikan seperti by name by addres. Walaupun dalam satu kelompok itu terdiri dari beberapa jenis pencinta ikan hias,” kata Prawiranegara

    Dengan dibentuknya kelompok-kelompok komunitas, pemerintah dapat membina serta membantu pendanaan untuk mengembangkan usaha perikanan yang sesuai dengan kelompok nya masing-masing.

    “Sebagai contoh, untuk beberapa kelompok komunitas pencinta dan peternak ikan hias, sudah beberapa yang kami bantu berupa uang pembinaan. Jadi ayolah kita lengkapi data-data dari kelompok komunitas agar dapat kami bina dan kami bantu. Mumpung walikota mendukung, kepala dinas mendukung, kalau saya selaku kabid ya pasti ikut saja,” tambahnya.(Yas)

    Mungkin Suka Ini juga:
    PMI Pangkalpinang Butuh 50 Kantong Darah Tiap Hari

    PMI Pangkalpinang Butuh 50 Kantong Darah Tiap Hari

    Modus Operandi Penggelapan Pajak Daerah

    Modus Operandi Penggelapan Pajak Daerah

    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB

    DWP Kota Pangkalpinang Gelar Halal Bihalal, Mie Go: Bukan Sekedar Organisasi Istri PNS

    DWP Kota Pangkalpinang Gelar Halal Bihalal, Mie Go: Bukan Sekedar Organisasi Istri PNS