Pemkab Bateng Bahas Permasalahan Stunting hingga ANC

    Foto: Sekda Bangka Tengah, Sugianto foto bersama peserta. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Masalah kesehatan ibu serta stunting di Kabupaten Bangka Tengah menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). Merujuk pada data, Angka Kematian Ibu (AKI) Kabupaten Bateng Tahun 2022 sebanyak 7 kasus kematian dari 3.291 KLH (Kelahiran Hidup), sedangkan prevalensi stunting menurut capaian e-PPGM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) Tahun 2022 sebesar 2,82%.

    Berkaca dari hal di atas, Pemerintah Kabupaten Bateng melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Pembentukan dan Evaluasi Jejaring Skrining Layak Hamil, ANC (Antenatal Care), dan Stunting Tingkat Kabupaten Bateng Tahun 2023 yang bertempat di Ruang Diklat BKPSDMD Kabupaten Bateng, Selasa (06/06/2023).

    Dihadiri peserta sebanyak 45 orang, rapat menghadirkan narasumber yang berkecimpung langsung di bidangnya, diantaranya dr. Hj. Dede Lina Lindayanti, M.K.M., sebagai perwakilan TP-PKK Bateng, lalu dr. Irwinsyah, Sp.OG., dan dr. Bob, Sp.A., dari RSUD Drs. H. Abu Hanifah, serta Itsnataisi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Babel.

    Pages: 1 2 3
    Mungkin Suka Ini juga:
    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

      Ikuti kami di Facebook