
Sekretaris Daerah Bateng, Sugianto, mengatakan para peserta yang hadir mulai dari kecamatan hingga puskesmas ini agar terlibat dan mendukung terlaksananya sosialisasi serta terbentuknya tim jejaring mulai dari melakukan identifikasi sampai pada pengentasan.
“Alhamdulillah, mulai dari IBI, IDI, pihak kecamatan dan Puskesmas se-Bangka Tengah, orang-orang yang merupakan ujung tombak dibidang kesehatan, hadir di sini untuk mengikuti rapat dan pembentukan jejaring ini. Ini adalah salah satu bentuk tekad kita untuk menurunkan angka stunting di Bangka Tengah dan memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat terutama ibu dan bayi,” ungkapnya.
Diungkapkan Sugianto, permasalahan gizi yang ada di Indonesia saat ini memiliki dampak serius terhadap kualitas SDM, terutamanya dalam masalah stunting dan wasting pada balita juga masalah anemia dan KEK (Kurang Energi Kronik) pada ibu hamil.