Paska Terjadi Begal, Warga Minta Polisi Rutin Patroli

    Foto: ilustrasi

    INTRIK.ID, BANGKA — Paska terjadinya pembegalan di Jalan Ahmad Yani atau sering dikenal Jalur Dua Sungailiat Sabtu (16/10/2021) malam, masyarakat sekitar berharap pihak kepolisian untuk sering mengadakan patroli di sekitar lokasi.

    Salah satu warga, Gusti mengatakan sepanjang jalan tersebut memang sepi sehingga rawan akan kejahatan terutama begal.

    “Daerah sini memang sepi, apa lagi kalau sudah diatas jam 10 malam. Untungnya saja ada lampu jalan,” ungkapnya, Minggu (17/10/2021).

    Oleh karena itu, ia meminta aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku pembegalan agar masyarakat juga bisa merasa aman.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kita harap kepolisian bisa bergerak cepat dan pelaku segera cepat tertangkap. Polisi juga untuk sering patroli disekitar sini jangan sampai terjadi lagi kejadian serupa,” harap ayah dua putra itu.

    Sebelumnya dua wanita yang mengendarai motor terjatuh dan masuk ke dalam selokan akibat dibegal oleh orang tak dikenal.

    Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Polres Bangka.(red)

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar