Optimalkan PAD Bateng, Algafry Launching SIPADAT dan SILARON

    Screenshot_20210531-150920466_1

    IMG-20210713-WA0010
    IMG-20210713-WA0012
    IMG-20210713-WA0013
    IMG-20210713-WA0015
    IMG-20210713-WA0011
    IMG-20210713-WA0008

    Sebelumnya
    Selanjutnya

    BANGKA TENGAH, INTRIK.ID — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (bateng) melaunching SIPADAT (Sistem Pelayanan Pajak Daerah Terpadu) dan SILARON (Sitem Laporan Retribusi Online), Selasa (13/7/2021).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kegiatan yang dilaksanakan di Novotel Bangka tersebut diresmikan oleh Bupati Bateng, Algafry Rahman dan wakilnya, Herry Erfian.

    Dalam kesempatan itu, Algafry Rahman mengatakan bahwa aplikasi ini dilaunching dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya sektor pajak dan restribusi daerah.

    “Alhamdulilah hari ini kita telah melaunching aplikasi SIPADAT dan SILARON dengan tujuan untuk memudahkan para wajib pajak di dalam melaksanakan kewajibannya,” ujarnya.

    Pria yang biasa disapa Bang Ayi itupun menilai dengan adanya aplikasi ini para wajib pajak akan terbantu baik dalam hal akses data perpajakan, pelaporan data dan pembayaran.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Aplikasi SIPADAT dan SILARON ini merupakan salah satu inovasi kita, sebagai upaya yang ditempuh dengan harapan seluruh proses bagi seluruh stakeholders menjadi efektif, efisien, aman dan akuntabel serta dapat memberikan kemudahan-kemudahan bagi wajib pajak maupun pengelola pajak dan restribusi daerah,” jelasnya.

    Dengan adanya aplikasi tersebut, seluruh proses perpajakan di negeri selawang segantang tersebut dapat dilakukan secara online dan realtime.

    “Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak daerah tepat waktu,” tambah Bang Ayi.

    Ia juga mengatakan dengan adanya aplikasi tersebut dapat mempermudah para pelaksana pengelolaan perpajakan dan retribusi daerah.

    “Dengan begini, pelaporan perpajakan akan lebih cepat, tepat dan akuntabel, sistem yang terintegrasi dengan beberapa stakeholders seperti Bank Sumsel Babel, Kantor Pos, BPN dan bendahara penerimaan daerah,” terangnya.

    Meskipun begitu, pihaknya akan melakukan evaluasi untuk melihat ada tidaknya perubahan yang terjadi, terutama dalam hal peningkatan PAD.(adv)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Farli Pecahkan Kebuntuan, Sumbang Emas Pertama Bangka Tengah di Kejurprov Panahan Babel

    Farli Pecahkan Kebuntuan, Sumbang Emas Pertama Bangka Tengah di Kejurprov Panahan Babel

    25 Atlet Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum di Kejurprov Babel 2026

    25 Atlet Panahan Bangka Tengah Bidik Juara Umum di Kejurprov Babel 2026

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Mahasiswa UBB Raih Grab Scholarship 2025 dan Lolos Google Student Ambassador Indonesia

    Mahasiswa UBB Raih Grab Scholarship 2025 dan Lolos Google Student Ambassador Indonesia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi