
INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Pertemuan Supervisi Terpadu dan Audiensi Social Contracting untuk program penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Bapperida Pangkalpinang, Rabu (09/04/2026).
Mengusung tema “Penguatan Implementasi Social Contracting untuk Program AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Kota Pangkalpinang”, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, khususnya antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil (OMS).
Pertemuan ini dipimpin langsung oleh perwakilan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes), Caprina Runggu. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan implementasi social contracting sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat agar program yang dijalankan tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Ia menjelaskan, tantangan penanggulangan penyakit ATM di Indonesia masih cukup besar. Tingginya beban penyakit serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dan jangkauan layanan kesehatan pemerintah menjadi hambatan utama dalam mencapai target eliminasi.