Nelayan Keluhkan Sulit Menambatkan Perahu di Muara Tanjung Gunung ke Bupati

    Foto: Bupati dan pejabat lainnya saat meninjau muara Tanjung Gunung, Bangka Tengah. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah meninjau langsung muara Tanjung Gunung di Kecamatan Pangkalan Baru yang menjadi keluhan para nelayan sekitar, Selasa (18/7/2023).

    Saat ini muara mengalami pendangkalan sehingga nelayan sulit menambatkan perahu serta membongkar hasil lautnya.

    “Persoalan pendangkalan ini memang sering terjadi di sepanjang daerah pesisir, khususnya juga Bangka Tengah. Sekarang ini kita lakukan tindak lanjut sementara yakni melakukan pengerukan alur yang mengalami sedimentasi,” ungkap Bupati Bangka Tengah, Algafry yang turun langsung meninjau lokasi sambil diskusi dengan para nelayan Desa Tanjung Gunung.

    Menurutnya, pendangkalan pada muara ini dapat menyebabkan kapal-kapal milik nelayan mengalami kandas dan terhenti, hal ini juga turut mempengaruhi keselamatan para nelayan itu sendiri.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Lebih lanjut, Algafry berharap pihak Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk mencari solusi terkait persoalan pendangkalan ini.

    “Persoalan pendangkalan ini jangan serta merta kita biarkan, harus ada tindak lanjut untuk menyelesaikan hal tersebut,” ungkapnya lebih lanjut.

    Dikatakan Algafry, para nelayan ini memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah bahkan dengan hasil laut yang didapatkan dapat meningkatkan gizi pangan masyarakat.

    “Saya bersama seluruh jajaran pemerintah daerah akan terus berusaha untuk mendukung kemajuan sektor perikanan di Bangka Tengah. Aspirasi-aspirasi para nelayan terus kita dengarkan karena mereka adalah pahlawan protein kita,” tegas Algafry.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Sementara itu, Toni, salah satu nelayan di Desa Tanjung Gunung, mengungkapkan kendala yang terjadi adalah kapal para nelayan mengalami kesulitan untuk keluar, terlebih saat surut. Ia pun mengapresiasi bupati yang telah merespon dengan cepat keluhan yang disampaikan oleh para nelayan.

    “Dengan adanya kunjungan serta respon dari Bupati terhadap persoalan pendangkalan ini, kami para nelayan sangat terbantu dalam melakukan aktivitas,” tuturnya.(*/red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Musda IV KAHMI Bangka Tengah Digelar, Momentum Tentukan Arah Organisasi

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    Ribuan Warga Belum Bekerja, Program Ketenagakerjaan Bateng Dipertaruhkan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    4.749 Penganggur di Bangka Tengah, Mini Job Fair Buka 151 Lowongan

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    1.000 Pelari Siap Kuasai Koba, Healing Run 2026 Bawa Misi Sport Tourism

    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

    Mobil Damkar Pangkalan Baru Tua dan Rusak, Kini Harus “Ditarik” Armada Lebih Kecil

    BAST & NPHD IJD 2023 Ditandatangani, Bangka Tengah Terima Hibah Jalan Senilai Rp69 Miliar

    BAST & NPHD IJD 2023 Ditandatangani, Bangka Tengah Terima Hibah Jalan Senilai Rp69 Miliar

      Ikuti kami di Facebook