Nelayan Bangka Tengah Kesal dengan Anggota DPR RI ini

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Nelayan di Bangka Tengah kesal dengan anggota DPR RI, Melati saat berkunjung di Kelurahan Berok Kota Koba, Rabu (8/10/2025).

    Hal itu dikarenakan jadwal yang seharusnya berlangsung pukul 10.00 WIB, justru molor hingga 12.01 WIB.

    Padahal puluhan masyarakat nelayan hingga pegawai pemda sudah hadir sejak pukul 9.30 WIB untuk mendengarkan arahan dari anggota komisi IV DPR RI itu.

    Salah satu tamu undangan mengungkapkan, pembagian waktu harusnya pas dan sesuai undangan mengingat masyarakat memiliki kesibukan lainnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Seharusnya kalau datang lewat zuhur jangan undang jam 10 tapi undang saja jam 1 siang. Jadi orang juga bisa ngerjain hal lain lagi,” ungkap Chan salah satu tamu undangan.

    Ia juga mengatakan, menunggu pejabat memang selalu dilakukan oleh masyarakat namun jangan sampai terlalu lama karena kasihan dengan masyarakat.

    “Dari jam 10 sampai jam 12 dan gak dikasih makan saya rasa kurang baik. Kasihan ke masyarakat. Budaya ngaret memang harus mulai dibilangin, ” tambahnya.

    “Kalau bahasa Koba jangan meluntang (ngerjain orang). Undangan jam 10 datang jam 12, orang mau sholat mau makan. Dinaspun harus lebih baik mengatur ini,” tukasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda mengatakan, keterlambatan yang terjadi karena ada kunjungan ke Batu Belubang dan lupa waktu.

    “Jadi tadi kami terlambat karena ke Batu Belubang dulu dan menyapa masyarakat di sana dan tidak melihat waktu,” tuturnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Anak Buruh, Nelayan, dan Petani di Bangka Tengah Bakal Sekolah Gratis Sampai Lulus, Koba dan Namang Dipilih Jadi Lokasi

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Aklamasi, Andrian Samallo Warnai Kebangkitan PWI Bangka Tengah

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Pondok UMKM di Tengah Hamparan Sawah Namang, 40 Lapak Bantuan PLN Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    Tak Main-Main, APDESI Bangka Tengah Akan Periksa Urine Seluruh Aparat Desa

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    Bupati Bangka Tengah Dorong Revisi RTRW, Siapkan Tata Ruang Baru untuk Cegah Banjir dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi

    Bupati Bangka Tengah Dorong Revisi RTRW, Siapkan Tata Ruang Baru untuk Cegah Banjir dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi